Tips mengendalikan Penyakit Asam Urat

Asam urat atau gout merupakan penyakit yang kerap menyerang orang setengah baya. Penyakit ini disebabkan oleh pembengkakan pembuluh darah, akibat adanya penumpukan kristal purin.

Penyakit ini bisa terjadi karena kebiasaan pola makan yang tak seimbang selama bertahun –tahun.  Kandungan purin yang masuk dalam darah berasal dari makanan jenis tertentu seperti sea food, kacang –kacangan dan jeroan.

Gejala penyakit gout bisa dirasakan dari rasa nyeri dibagian tungkai kaki, pinggang dan ruas –ruas tangan.   Biasanya penyakit ini menyerang pada  pagi hari selepas bangun tidur. sehingga penderita kesulitan berjalan maupun mengenakan sandal.  Selain itu tampak pembengkakan pada ruas jari kaki maupun jari tangan.  Pada penderita gout kronis, ruas jari mengalami pembengkokan.

Penyakit asam urat tidak bisa disembuhkan secara tuntas, karena sifatnya permanen dan progesif apabila tidak segera ditangani. Meski pun demikian asam urat bisa dikendalikan agar tidak mudah kambuh.   Berikut ini ada beberapa langkah bagaimana megnendalikan asam urat agar tidak gampang kambuh :

  • Hindari makanan pencetus

Langkah pertama sebaiknya hindari makanan –makanan pencetus asam urat. Anda harus bisa mengenali makanan yang mengandung kadar purin tinggi. Untuk kemudian dibuat pantangannya atau minimal dikurangi porsi makannya.   Misalnya kedelai, makanan ringan yang terbuat dari biji melinjo, jengkol, keju, daging kambing, makanan laut, kacang tanah, kacang mente.

  • Perbanyak minum air putih

Munculnya asam urat salah satunya disebabkan karena fungsi ginjal terganggu. Organ ini kesulita membuang racun secara maksimal, karena kurangnya pasokan air putih. Diskripsinya kurang minum air putih meningkatkan resiko terkena asam urat.

  • Olahraga teratur

Biasakan olahraga teratur setiap hari. Dengan berolahraga tubuh akan menjadi segar. Kemudian secara tak langsung juga menguatkan antibody.  Olahraga yang direkomendasikanagi penderita asam urat antara lain senam, taichi, jalan pagi, atau  bisa juga renang.

  • Biasakan beraktivitas fisik

Jangan malas bergerak, lakukan aktivitas fisik yang bisa menguras tenaga dan membakar kalori. Contohnya berjalan kaki, naik tangga, membersihkan rumah, mengangkat barang –barang dan sebagainya. hindari juga kebiasaan duduk terlalu lama, seperti menonton televisi, bekerja di depan komputer dan sebagainya.  Sebenarnya posisi duduk yang berlangsung hingga berjam –jam mengganggu kinerja ginjal.   Imbasnya organ ini tidak bisa membuang racun secara optimal melalui urin.