Tag Archives: tanaman hias

Cara Merawat Bunga Agar Tetap Tumbuh Subur

Menyalurkan hobby memelihara berbagai tanaman hias,  adalah kegiatan positif yang dapat mengurangi stress, meningkatkan kwalitas hidup seseorang.    selain itu juga membuat  rumah jadi lebih asri dan indah, karena halaman penuh dengan berbagai jenis tanaman.

Merawat tanaman hias tidak sesulit yang dibayangkan, yang diperlukan hanya kepedulian saja, dan rutin menyirami dengan air.  selain itu juga Anda harus paham dengan karakter tanaman bunga.

Di bawah ini  penjelasan singkat tentang tips merawat bunga, yang bisa dilakukan sendiri di rumah :

  • Pemupukan

Pemupukan sangat penting dilakukan, minimal dua bulan sekali. Agar tanaman bisa tumbuh dengan subur dan  cepat berbunga. Ada dua jenis pupuk untuk tanaman hias yakni pupuk kimia produksi pabrik dan pupuk kandang yang berasal dari kotoran hewan.

  • Penyiraman

Lakukan penyiraman secara berkala, di pagi hari dan siang hari. Terutama saat selama musim kemarau di mana tidak turun hujan.  Penyiraman ini harus disesuai dengan karakter tanaman. Ada tanaman tertentu yang tidak perlu diberi terlalu banyak air, agar menghindari pembusukan akar.

  • Penyiangan

Penyiangan bisa dilakukan secara berkala, yakni membersihkan tanaman gulma yang mengganggu pertumbuhan tanaman.  Penyiangan ini dilakukan apabila tumbuhan, ditanam langsung di tanah.  Tanaman gulma ini apabila dibiarkan saja, dapat menghambat pertumbuhan dan mencuri nutrisi  untuk tanaman hias.

  • Pemangkasan

Tanaman hias yang berdaun lebar atau pertumbuhan sudah sangat lebat dan rimbun. Sebaiknya dipangkas, atau dirampingkan agar terlihat bersih.  Pemangkasan dilakukan dengan memotong dahan dan ranting –rantingnya.

  • Penggantian media tanam

Secara berkala media tanam atau tanah yang berada di pot diganti dengan yang baru.  Agar tercukupi unsur haranya. Apabila ukuran pot sudah kekecilan, sebaiknya diganti dengan pot yang besar agar pertumbuhan tanaman bisa berlangsung maksimal.

  • Pembibitan

Lakukan juga pembibitan untuk jenis tanaman hias yang cukup langkah dan harganya mahal.  Pembibitan bisa dilakukan melalui penyebaran  biji, stek maupun dicangkok dari tangkainya.  Selain pembibitan untuk dijual juga ini bertujuan untuk melestarikan  ekosistem flora.

Tips Memilih Tanaman Hias Merambat

Tanaman hias merambat selama ini belum begitu populer di kalangan penggemar tanaman hias. Berbeda dengan tanaman lain yang bisa ditanam dalam pot, tanaman rambat harus diberi para-para atau pergola tempat merambat ranting tanaman.   Selain itu juga dapat dipakai untuk mempercantik tembok, agar lebih kegiatan asri  dan segar.

Tips memilih tanaman hias merambat

Namun tak semua jenis tanaman rambat cocok untuk ditanam sebagai penghias tanaman. Ada beberapa tanaman yang hanya kurang baik ditanaman di halaman sempit.

Berikut ini ada beberapa tips memilih jenis tanaman yang tepat untuk di tanam di halaman rumah atau tembok.

  • Cari tanaman yang tidak merusak tanaman

Sebaiknya pilih jenis tanaman yang sifatnya tidak agresif cepat menjalar dan merusak tanaman lain, tapi pilih jenis yang mudah dirawat dan berkembang di daerah panas.

  • Mudah dibudidayakan

Selain itu pilih jenis anaman yang mudah dibudidayakan  dan cepat tumbuh. Agar bisa dinikmati hasilnya.

  • Pilih bunga atau tanaman daun

Tanaman hias rampat sifatnya hanya pelengkap dari tanaman lain. jadi sebaiknya perhatian dulu space halaman. Apabila halamannya luas, Anda bisa mencari jenis tanaman yang berbunga besar seperti alamanda, mawar rambat dan sebagainya. namun jika media rambat hanya berupa tembok, hindari memilih jenis tanaman berdaun lebar, karena akan terlihat sempit.

Jenis Tanaman Rambat

Berikut ini ada beberapa jenis tanaman rambat yang bisa dijadikan penghias halaman muka dan tembok rumah.

  • Alamanda

Alamanda merupakan bunga yang keluar dari tanaman rambat, ada berbagai macam jenis bunga alamanda dengan berbagai warna seperti merah, kuning, biru. Sangat cocok untuk mempercantik tanaman. Tanaman ini mudah berdaptasi di daerah beriklim panas dan dingin.

  • Bugenvile

Tanaman bugenvile memiliki ranting yang panjang dan bisa diletakan/ diikat di para –para sebagai tanaman rambat.  Kembangnya didominasi warna orange, kuning dan merah. Bisa berbunga sepanjang masa.

  • Mawar rambat

Ada beberapa jenis mawar rambat yang bisa dibudidayakan sebagai tanaman rambat.  Rantingnya panjang –panjang, bunganya berwarna merah muda, putih dan cream.

Tips Memilih Tanaman Hias

Rumah yang penuh dengan tanaman hias memberi kesan sangat indah dan terawat. Ada banyak jenis tanaman hias yang bisa Anda budidayakan di halaman rumah maupun sebagai hiasan  di ruangan.

Ada dua  manfaat merawat tanaman hias, selain dapat mempercantik rumah dan ruangan. Tanaman juga sebagai sumber produksi oksigen sehingga bermanfaat untuk seluruh penghuni rumah baik manusia maupun hewan peliharaan. Selain itu ruangan juga tidak terasa pengap maupun sumpek, karena mendapat suplay oksigen murni dari  tanaman yang di taruh di dalam ruangan.

Tips memilih tanaman hias

Indonesia kaya akan keragaman hayati termasuk flora, ada tanaman hias yang berbasis bunga, daun maupun karakter pohon yang unik. Namun  tak semua jenis tanaman hias bisa di taruh dalam ruangan rumah maupun sebaliknya ditanam di halaman depan.  Karena setiap tanaman punya karakter berbeda dan perawatannya pun berbeda pula.  Misalnya tanaman tertentu hanya cocok untuk ditanam di halam rumah seperti palem, sukelen dan sebagainya. Sementara tanaman bonsai bisa dan beberapa jenis anggrek ada lebih tepat di taruh di indoor seperti ruang tamu, atau ruang kerja.

Berikut ini sedikit tips bagaimana cara memilih tanaman hias yang tepat :

  • Cari jenis tanaman yang tahan panas

Indonesia merupakan negara beriklim tropis yang suhu udaranya lebih sering panas, terutama kota besar seperti Jakarta, Jogjakarta, Surabaya dan sebegainya. Jadi sebaiknya pilih tanaman hias karakternya tahan dengan cuaca panas. Misalnya adenium, aglonema, philodendron, dan bunga morning glory.  Sementara tanaman hias yang hidup di daerah dingin tidak cocok ditanam di dataran rendang, akibatnya bisa cepat mati.

  • Tanaman dalam pot untuk lahan sempit

Apabila halaman rumah Anda sempit atau tak cukup luas. Bisa disiasati dengan memilih tanaman berdaun kecil, seperti pakis, daun pucuk merah, sukelen dan lidah mertua.

  • Tanaman dalam pot

Untuk tanaman bunga sebaiknya ditanam dalam pot saja, karena bisa dipindah atau ditaruh di dalam ruangan, apabila sudah berbunga.  Namun pastikan media tanam seusai dengan karakter tanaman tersebut.

Membuat Media Tanam Sendiri Untuk Tanaman Hias

Salah satu hobby wanita adalah membudidayakan tanaman hias. Dengan menanam berbagai macam tanaman hias membuat halaman rumah semakin cantik dan indah. Selain itu hobby ini juga bermanfaat untuk meredakan stress dan juga apabila dikembangkan bisa dijadikan bisnis sampingan.

Agar tanaman hias dapat tumbuh dengan baik dan cepat berbunga dibutuhkan media tanaman yang sesuai dengan karakter tumbuhan itu sendiri. Tidak  semua tanaman dapat hidup di tanah, perlu ada sedikit modifikasi media tanaman. Misalnya tanaman adenium atau mawar gurun hanya bisa tumbuh ditanah yang berpasir dan karakternya kering. Berbeda dengan tanaman bambu air yang hanya bisa berbunga di media tanam lembab.

Maka dari itu sebagai penggemar tanaman hias harus bisa membuat sendiri media tanaman yang tepat untuk tanaman hias.

Bahan –bahan membuat media tanam untuk tanaman hias

Ada dua jenis media tanam yang dikenal yakni organic dan anorganik. Penggunaan bahan organik sebagai media tanam jauh lebih unggul dibandingkan dengan bahan anorganik. Hal itu dikarenakan bahan organik sudah mampu menyediakan unsur-unsur hara bagi tanaman.  Bahan organic merupakan sisa organsime hidup yang telah mengalami pembusukan seperti, daun kering, kompos,  kotoran ternak,  lumut kering dan sebagainya. Bahan lain ada pasir, krikil, arang,  tanah kering dan sebagainya.

Sementara jenis kedua adalah bahan anorganik. Bahan ini terbuat dari material buatan pabrik seperti foam untuk budidaya tanaman anggrek.  Gel yang terbuat dari bahan kimia, media ini fameliar untuk tanaman hias air seperti water lily, lotus dan sebagainya.  kelemahan bahan argonik tidak ada kandungan nutrisi atau unsur hara yang dibutuhkan tanaman. Jadi sebelum media ini dipakai harus sering diberi pupuk.

Cara membuat media tanaman

Bahan yang diperlukan antara lain cocochip, 1/2 bagian. Pakis cacah, 1/2 bagian. Pupuk organik andam/kompos daun bambu, kompos biji kapuk. (1/2 bagian)

Langkah selanjutnya, cocochip/ sabut kelapa yang sudah dihaluskan dengan cara dipukul-pukul hingga serabutnya menjadi lemas, lantas dicampur dengan cacahan pakis, setelah itu masukan pupuk organik / kompos. Kemudian diaduk-aduk hingga rata.  Masukan ke dalam pot  yang sudah dilubangi bagi bagian bawah dan sisi –sisinya. Kemudian sedikit dipadatkan agar dapat menampung seluruh media tanam.

Langkah terakhir masukan tanaman hias ke dalam pot yang berisi media tanam. Selanjutnya siram dengan air.