Tag Archives: Hipertensi

Lima Penyakit Mengintai Orang Yang Suka Begadangan

Kebiasaan begadang atau tidur larut malam ternyata menyimpan resiko yang justru lebih berbahaya dari apa yang kita bayangkan.  Efeknya negatifnya  bersifat permanent apabila kebiasaan ini tidak segera dihentikan.

 Perlu Anda ketahui bahwa tidak tidur semalaman tak bisa diganti keesokan harinya.  Justru cara ini  kontraproduktif, dan mengakibatkan badan jadi lemas, tidak bergairah, gagal fokus dan sebagainya.     Sementara efek samping jangka panjang sebagaimana yang  dijelaskan oleh pakar kesehatan menguraikan sebagai berikut :

  • Hipertensi

Di malam hari ritme jantung mulai menurun, tapi bagi orang yang suka begadangan ritme jantung berdetak kencang sepanjang malam.   Kondisi dapat memicu tekanan darah tinggi.

  • Gangguan penyakit respitory

Paru –paru basah dan ISPA identik dengan orang yang suka begadangan. Udara di malam hari cenderung lembab dan basah. Suasana ini tidak baik bagi kesehatan organ pencernaan. Udara basah apabila dihirup terus menerus, akan menimbulkan penumpukan cairan di dasar paru –paru.

  • Penurunan fungsi otak

Efek jangka orang yang suka tidur larut malam bisa ngurangi fungsi otak.  Penderita mengalami gangguan konsentrasi dan kehilangan fokus.

  • Antibody melemah

Orang yang suka begadangan biasanya sering sakit –sakitan, mudah tertular penyakit ringan seperti flue, batuk pilek dan sebagainya.  sebab mereka mengalami pelemahan imunitas tubuh.  sehingga  mudah tertular penyakit.

Tips mengurangi aktivitas begedang

Sebenarnya ada  cara mudah bagaimana mengurangi kegiatan yang tidak penting hingga larut malam. berikut ini cara mudah mengurangi aktivitas begadang :

  • Usahakan menyelesaikan pekerjaan pada siang hari

Langkah pertama adalah biasakan disiplin dalam menyelesaikan pekerjaan tepat waktu. Lakukan skala prioritas mana yang paling urgensi untuk segera ditindak lanjuti.  Kemudian jangan menunda –nunda pekerjaan.

Waktu produktif optimal manusia terjadi mulai pagi hari hingga petang, setelah itu energy mulai menurun.  Jadi usahakan semua aktivitas penting dilakukan pada siang hari saja.  sedangkan malam hari dimanfaatkan untuk beristirahat memulihkan energy untuk hari esok.

  • Tidur tepat waktu

Anda harus disiplin tidur tepat waktu. Idealnya tidur malam itu selama delapan jam sehari. Tidur merupakan aktivitas dimana tubuh istirahat dan memberikan kesempatan sistem melakukan prose salami regenerasi sel –sel.  Sehingga setelah bangun tidur, jadi terasa segar kembali.

Ini Dia Gejala Serta Pertolongan Pertama Terhadap Serangan Jantung

Sindrom Koroner Akut atau yang biasa disingkat SKA merupakan istilah kedokteran lain dari serangan jantung. Penyebab utamanya ialah dikarenakan adanya penyumbatan kronis di bagian pembuluh darah koroner. Kendati demikian, penyumbatan tersebut terkadang bersifat biasa bahkan hingga total keseluruhan. Sebelum membahas tentang bagaimana pertolongan pertama terhadap serangan jantung, berikut gejala-gejala utamanya :

  1. Kepala terasa pusing, keluar keringat dingin bahkan hingga mual.
  2. Dada terasa nyeri hingga menyebar ke bagian lengan kiri. Nyeri yang dirasakan seperti tertimpa benda berat.
  3. Susah bernafas.
  4. Tidak hanya menyebar ke bagian lengan kiri, rasa nyeri yang dirasakan juga terkadang ke bagian leher bahkan bahu.

Setelah mengetahui tentang gejala-gejala serangan jantung diatas, sebaiknya kita juga harus lebih tahu mengenai pertolongan pertama terhadap serangan jantung itu sendiri.

  1. Penderita serangan jantung harus ditempatkan di posisi yang nyaman untuk beristirahat tatkala dirinya telah sadar.
  2. Jika sang penderita memiliki obat serangan jantung yang masih tersisa, maka kita sebaiknya membantu untuk segera mengonsumsinya.
  3. Baru setelah itu, kita bantu sang penderita menuju ke RS terdekat atau jika jauh segera menghubungi layanan UGD.
  4. Jika menemukan penderita yang tiba-tiba tidak sadar setelah merasakan nyeri di dada, segera baringkan penderita di tempat yang lurus atau datar dan juga aman dari posisi jatuh. Lalu, kita bisa menghubungi UGD atau langsung dibawa ke RS jika jaraknya cukup dekat.
  5. Khusus bagi seseorang yang memiliki latar belakang pernah melakukan aktivitas sebagai penolong atau BHD (Bantuan Hidup Dasar), ketika menunggu tim medis datang menjemput penderita yang tengah tak sadarkan diri akibat rasa nyeri, anda tentu bisa melakukan tindakan RJP atau Resusistasi Jantung Paru terhadap Penderita. Hal ini berkaitan dengan data yang sudah diterima tim bahwa resiko kematian bagi sang penderita serangan jantung sangat tinggi ketika tindakan RJP tersebut tidak dilakukan tatkala penderita dalam keadaan tidak sadar.

Setidaknya, satu hal yang terkadang terlupakan ketika melakukan pertolongan pertama terhadap serangan jantung ialah selama menemani penderita hingga menuju Rumah Sakit kita harus memberikan rasa aman dan nyaman jangan sampai ditinggalkan begitu saja.

Tentu kita semua tidak menginginkan penyakit jantung menimpa kita bukan? Oleh karenanya ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar bisa terhindar dari penyakit yang paling ditakuti didunia ini :

  • Stop merokok. Ya, susah memang untuk bisa berhenti dari yang satu ini. Namun, patut anda ketahui rokok merupakan penyebab utama timbulnya penyakit jantung.
  • Deteksi lebih awal sebelum terkena penyakit jantung. Kita bisa melakukan ini dengan medical check up secara kontinyu. Seperti yang kita ketahui bersama bahwa penyakit jantung sendiri diawali oleh datangnya Diabetes, tingginya tingkat kolesterol serta hipertensi.
  • Dianjurkan untuk menjaga gaya hidup yang sehat. Bisa dilakukan dengan cara menjaga makanan yang dikonsumsi dengan kandungan gizi yang baik dan seimbang disertai juga olahraga rutin.

Dengan berbagai tips diatas diharapkan mampu membuka mata kita semua akan pentingnya menjaga kesehatan tubuh lebih dini terlebih juga dalam hal membantu sesama penderita. Semoga artikel tentang gejala serta pertolongan pertama terhadap serangan jantung ini bermanfaat bagi para pembaca sekalian.