Tag Archives: diabetes

Jangan Remehkan Daun Kelor, Inilah Enam Manfaatnya

Dunia tak selebar daun kelor, demikianlah sepotong pepatah klasik untuk memacu semangat agar tidak cepat menyerah pada keadaan.  Namun tahukah Anda bahwa daun kelor ternyata bisa dikonsumsi manusia.    Kelor yang merupakan tanaman perdu ini bisa dijadikan sebagai bahan makanan, seperti disayur bening, ditumis dan sebagainya.

Daun yang bentuknya kecil-kecil ini sudah sejak lama diyakini bermanfaat untuk menjaga kesehatan tubuh.  menurut kepercayaan masyarakat jawa, daun kelor dapat menyembuhkan beberapa penyakit. Seperti darah tinggi, batuk dan diare.

  • Menjaga berat badan

 Hasil penelitian mengatakan bahwa teh  dari daun kelor ternyata sangat membantu untuk menangani masalah pencernaan.

Efeknya merangsang metabolisme untuk lebih membantu tubuh membakar kalori dengan lebih cepat karena teh kelor juga diserap ke dalam usus.

  • Menyediakan energi

Kandungan energy daun kelor cukup efektif menambah kebutuhan energy setiap harinya. Berkontribusi sekitar  20% dari kebutuhan tubuh akan energy setiap harinya.

  • Menyediakan nutrisiuntuk tubuh

 Selain sebagai minuman bergizi untuk seluruh tubuh, teh daun kelor juga memiliki peran penting dalam memelihara otak dan mata. Gizi otak membantunya dalam mengambil keputusan yang tepat bahkan pada situasi sulit.

  • Membantu Pencernaan

 Daun kelor  mengandung serat cukup banyak dapat membantu proses pencernaan.  Melancarkan distribusi nutrisi ke seluruh bagian tubuh yang diperlukan. Selain itu serat alami juga dapat menjaga kesehatan usus.

  • Meningkatkan Fungsi Ekskresi

 Seduhan teh daun kelor juga membantu fungsi ginjal dan hati. Tubuh dianggap bugar dan sehat hanya jika fungsi pembuangan limbah berjalan normal.

  •  Menyuburkan Rambut

Daun kelor ternyata mengandung nutrisi yang diperlukan untuk rambut dan kulit kepala. Dapat menyuburkan rambut dan mencegah dari kerontokan.

  • Menurunkan kadar gula

 Bagi penderita diabetes dianjurkan untuk rutin mengonsumsi sayuran hijau, termasuk daun kelor.   Manfaat kandungan seng  dapat meningkatkan produksi insulin pada tubuh guna menetralisir kadar gula dalam darah.

Demikianlah sekilas informasi tentang khasiat daun kelor. Semoga artikel ringan ini ada manfaatnya bagi pembaca.

Gejala Penyakit Diabetes

Gejala penyakit diabetes secara visual gampang dikenali dan dirasakan sendiri oleh penderitanya.   Penyakit diabetes atau istilah awamnya kencing manis, termasuk jenis penyakit yang  banyak diderita oleh masyarakat Indonesia. Setiap tahun jumlah penderita meningkat. Hal ini bisa terjadi karena tak lepas dari gaya hidup tidak sehat, terlalu banyak mengonsumsi makanan manis. Obesitas juga masuk termasuk pemicu penyakit diabetes.

Padahal penyakit ini tidak bisa disembuhkan, hanya dapat dikendalikan agar tidak mudah kambung. Caranya dengan mengatur pola makan sehat, dengan kecukupan nutrisi seimbang dan menghindari makanan dan minuman manis.

Gejala penyakit diabetes

Berikut ini adalah  penjelasan dari gejala awam penyakit kencing manis yang mudah dikenali:

  • Mudah haus

Penderita merasakan gampang haus, meski sudah berkali –kali minum segelas air putih.   Hal ini merupakan gejala awal seseorang terkena diabetes.  Gampang haus terjadi karena kadar gula berlebih dalam darah menyerap air terus menerus dari jaringan sehingga membuatnya dehidrasi.

  • Beser

Intensitas buang air kecil cukup tinggi, terutama pada malam  hari saat tidur. apabila tidak diatasi dengan memperbanyak minum air putih, bisa menyebabkan dehidrasi berat.

  • Penurunan berat badan

Mendadak mengalami penurunan berat badan secara drastic. Kondisi ini bisa terjadi akibat tubuh mengalami gangguan metabolisme glukosa.  Sistem tubuh akhirnya memakai cadangan apa saja yang tersimpan dalam tubuh seperti cadangan lemak dan otot sebagai bahan bakar.  Sehingga penderita tampak kurus kering.

  • Kadar gula darah naik

Terjadi penaikan kadar gula dalam darah, melebihi ambang batas normal.  Cara pengukuran kadar gula bisa melalui tester kit, atau uji laboratorium.

  • Pandangan kabur

Penderita diabetes biasanya mengalami penurunan fungsi penglihatan. Pandangan menjadi kabur,  dan ada yang mengalami katarak.

  • Kulit berubah gelap

Terjadi perubahan warna kulit menjadi lebih gelap,  kondisi ini dinamakan acanthosis nigricans.  Hal ini menandakan ada gangguan insulin.

  • Luka yang tak kunjung kering

Apabila ada luka sulit untuk kering, bahkan penyembuhannya perlu waktu berminggu –minggu.  Meski pun lukanya kecil, tapi bisa bisa melebar menjadi parah.

Diet Buah Penderita Diabetes

Apabila Anda positif  mengidap diabetes miletius, tak ada cara lain mengobati, selain wajib menjaga pola makan, dan mengurangi makanan manis.  Maksudnya untuk mengontrol kadar gula darah agar tetap normal.  Sebab penyakit ini sifatnya progesif, tidak bisa dipulihkan seperti sedia kala. Jadi hanya dikendalikan saja supaya tidak mudah kambuh. Caranya dengan melakukan diet ketat, rajin berolahraga dan rutin memeriksakan kesehatan ke dokter.

Diet buah penderita diabetes

Diet buah merupakan salah satu terapi menjaga kesehatan bagi penderita gula darah.  mengapa memilih buah? Karena buah mengandung banyak nutrisi yang dapat menjaga kesehatan dan tidak banyak mengandung gula.

Berikut ini jenis buah –buahan yang aman dikonsumsi oleh penderita diabetes:

  • Apel

Apel adalah buah yang aman dikonsumsi oleh penderita diabetes miletius. Buah ini kaya akan kandungan vitamin C, fiber, dan senyawa pectin semacam antioksidan yang dapat menangkal radikal bebas dan racun.   memiliki kandungan tinggi serat, vitamin C dan juga antioksidan. Selain itu pektin juga mengandung asam galacturonic yang telah terbukti untuk menurunkan kebutuhan insulin penderita diabetes hingga 35%. Buah Apel mengandung  indeks glikemik cukup rendah, berada di bawah peringkat 38.  Sehingga tidak memicu naiknya kadar gula darah.

  • Jeruk bali

Jeruk bali ternyata direkomendasikan untuk menu diet diabetes. Buah jeruk yang bentuknya besar dengan kulit tebal ini kaya akan kandungan  serat dan vitamin C.  sementara indeks glikemik cukup rendah yakni  25.

Senyawa naringenin flavonoid berperan menyimbangkan  kadar insulin dan glukosa dalam darah.  Agar penyakit diabetes tidak gampang kambuh, sebaiknya rutin memakan jeruk bali, paling tidak sehari dua kali.

  • Buah Berry

Hampir semua jenis berry seperti blueberry, rasbery dan blackberry aman dikonsumsi penderita diabetes miletius tipe II.  Nutrisi yang terkandung buah berry antara lain serat, vitamin C, asam folat dan fitokimia. Kandungan karbohidratnya sangat rendah sementara indeks jauh lebih rendah daripada jenis buah lain.

  • Pir

buah pear atau pir, termasuk dalam daftar menu diet buah. Buah yang karakternya kaya akan air ini, bermanfaat mengontrol kadar gula dalam darah. Pir mengandung serat, vitamin A, B1, B2, C, E, asam folat, niasin, tembaga, fosfor, kalium, kalsium, besi dan magnesium. Pir memiliki peringkat 38 pada indeks glikemik. Buah ini juga dapat membantu menekan hipertensi dan kolesterol dalam darah.

Lima Faktor Penyebab Diabetes

Penyakit  diabetes melitius  atau istilah awamnya  kencing manis, sudah tak asing lagi ditelinga kita, banyak diidap oleh masyarakat dan tak  mengenal usia tua maupun muda.  Penyakit ini sifatnya degenerative, dampak dari pola hidup yang tidak sehat dan terlalu banyak mengonsumsi makanan  manis. Namun ada juga  kasus penderita diabetes karena faktor bawaan.

Sebelum membahas tentang faktor penyebab diabetes, sebaiknya kenali dulu pengertian diabetes, yakni  adalah kelainan metabolsime, yang mengakibatkan tubuh tidak mampu memproduksi insulin sendiri. Sehingga menyebabkan kadar gula dalam darah tidak bisa dikontrol, dan meningkat.

Tanda –tanda terkena sacara visual gampang dikenali, misalnya tubuh mudah lelah, gampang ngantuk, sering haus, selain itu menurunya fungsi penglihatan, sulit konsentrasi.  Selain itu juga penderita sering kencing.   Menurut ilmu kedokteran diabetes miletius / DM diklasifikasinya menjadi tiga tingkat, sesuai dengan level keparahannya.

Patut diperperhatikan penyakit ini sifatnya permanen tidak bisa disembuhkan   secara total, tapi hanya bisa dikendalikan agar tidak mudah kambuh. Pasalnya diabetes mellitus bisa  menyebabkan komplikasi dengan penyakit lainnya seperti stroke, jantung koroner, gagal ginjal dan sebagainya.

Faktor penyebab diabetes

Berikut ini adalah daftar faktor penyebab diabetes yang berawal dari gaya hidup tidak sehat termasuk pola makan salah :

  • Obesitas

Obesitas atau kegemukan mudah memicu penyakit kencing manis, karena orang yang gemuk lebih tak mampu mengontrol  pola makan, dan senang ngemil makanan yang manis.

  • Minuman manis

Kebiasaan terlalu sering minum minuman manis, atau terlalu banyak memasukan gula pada minuman.  dalam jangka panjang bisa menyebabkan kadar gula dalam darah naik melebih ambang batas.

  • Terlalu sering minum soda

Minuman berkarbonasi atau soda juga pemicu utama diabetes. Kandungan zat pemanis buatan sangat tinggi, serta gas karbonasi justru merangsang untuk meminum lebih banyak, sebab minuman soda tidak efektif memulihkan rasa haus.

  • Nasi putih

Masyarakat Indonesia sulit melepaskan nasi sebagai makanan utamanya.   Setiap  hari mereka makan nasi putih sebagai sumber karbohidrat utamanya.  Padahal nasi putih kandungan zat gulanya  cukup banyak.  Jadi nasi bisa dikatakan sebagai biang keladi pemicu diabetes di Indonesia.

  • Kurang olahraga dan aktivitas fisik

Malas olahraga dan atau melakukan pekerjaan fisik juga dapat mempercepat naiknya kadar gula dalam darah.  Padahal olahraga adalah terapi efektif untuk mengontrol kelebihan zat gula.

Kenali Beberapa Gejala Diabetes, Mungkin Anda Salah Satunya

Diabetes Mellitus adalah salah satu penyakit degeneratif , yang merupakan salah satu penyakit di dalam sepuluh besar penyakit di Indonesia. Pada tahun 1996 tercatat jumlah penderita Diabetes Mellitus di Indoneisa lebih kurang 5 juta jiwa.

Menurut WHO Diabetes mellitus (DM) didefinisikan sebagai suatu penyakit atau gangguan metabolisme kronis dengan multi etiologi yang ditandai dengan tingginya kadar gula darah disertai dengan gangguan metabolisme karbohidrat, lipid dan protein sebagai akibat insufisiensi fungsi insulin. Insufisiensi fungsi insulin dapat disebabkan oleh gangguan atau defisiensi produksi insulin oleh sel-sel beta Langerhans kelenjar pankreas, atau disebabkan oleh kurang responsifnya sel-sel tubuh terhadap insulin.

Diabetes seringkali muncul tanpa gejala. Namun demikian ada beberapa gejala yang harus diwaspadai sebagai isyarat kemungkinan diabetes. Gejala tipikal yang sering dirasakan penderita diabetes antara lain poliuria (sering buang air kecil), polidipsia (sering haus), dan polifagia (banyak makan/mudah lapar). Selain itu sering pula muncul keluhan penglihatan kabur, koordinasi gerak anggota tubuh terganggu, kesemutan pada tangan atau kaki, timbul gatal-gatal yang seringkali sangat mengganggu (pruritus), dan berat badan menurun tanpa sebab yang jelas.

Pada DM Tipe I gejala klasik yang umum dikeluhkan adalah poliuria, polidipsia, polifagia, penurunan berat badan, cepat merasa lelah (fatigue), iritabilitas, dan pruritus (gatal-gatal pada kulit).

Pada DM Tipe 2 gejala yang dikeluhkan umumnya hampir tidak ada. DM Tipe 2 seringkali muncul tanpa diketahui, dan penanganan baru dimulai beberapa tahun kemudian ketika penyakit sudah berkembang dan komplikasi sudah terjadi. Penderita DM Tipe 2 umumnya lebih mudah terkena infeksi, sukar sembuh dari luka, daya penglihatan makin buruk, dan umumnya menderita hipertensi, hiperlipidemia, obesitas, dan jugw komplikasi pada pembuluh darah dan syaraf.

Diagnosis klinis DM umumnya akan dipikirkan apabila ada keluhan khas DM berupa poliuria, polidipsia, polifagia, dan penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan penyebabnya. Keluhan lain yang mungkin disampaikan penderita antara lain badan terasa lemah, sering kesemutan, gatal-gatal, mata kabur, disfungsi ereksi pada pria, dan pruritus vulvae pada wanita.

Ini Dia Gejala Serta Pertolongan Pertama Terhadap Serangan Jantung

Sindrom Koroner Akut atau yang biasa disingkat SKA merupakan istilah kedokteran lain dari serangan jantung. Penyebab utamanya ialah dikarenakan adanya penyumbatan kronis di bagian pembuluh darah koroner. Kendati demikian, penyumbatan tersebut terkadang bersifat biasa bahkan hingga total keseluruhan. Sebelum membahas tentang bagaimana pertolongan pertama terhadap serangan jantung, berikut gejala-gejala utamanya :

  1. Kepala terasa pusing, keluar keringat dingin bahkan hingga mual.
  2. Dada terasa nyeri hingga menyebar ke bagian lengan kiri. Nyeri yang dirasakan seperti tertimpa benda berat.
  3. Susah bernafas.
  4. Tidak hanya menyebar ke bagian lengan kiri, rasa nyeri yang dirasakan juga terkadang ke bagian leher bahkan bahu.

Setelah mengetahui tentang gejala-gejala serangan jantung diatas, sebaiknya kita juga harus lebih tahu mengenai pertolongan pertama terhadap serangan jantung itu sendiri.

  1. Penderita serangan jantung harus ditempatkan di posisi yang nyaman untuk beristirahat tatkala dirinya telah sadar.
  2. Jika sang penderita memiliki obat serangan jantung yang masih tersisa, maka kita sebaiknya membantu untuk segera mengonsumsinya.
  3. Baru setelah itu, kita bantu sang penderita menuju ke RS terdekat atau jika jauh segera menghubungi layanan UGD.
  4. Jika menemukan penderita yang tiba-tiba tidak sadar setelah merasakan nyeri di dada, segera baringkan penderita di tempat yang lurus atau datar dan juga aman dari posisi jatuh. Lalu, kita bisa menghubungi UGD atau langsung dibawa ke RS jika jaraknya cukup dekat.
  5. Khusus bagi seseorang yang memiliki latar belakang pernah melakukan aktivitas sebagai penolong atau BHD (Bantuan Hidup Dasar), ketika menunggu tim medis datang menjemput penderita yang tengah tak sadarkan diri akibat rasa nyeri, anda tentu bisa melakukan tindakan RJP atau Resusistasi Jantung Paru terhadap Penderita. Hal ini berkaitan dengan data yang sudah diterima tim bahwa resiko kematian bagi sang penderita serangan jantung sangat tinggi ketika tindakan RJP tersebut tidak dilakukan tatkala penderita dalam keadaan tidak sadar.

Setidaknya, satu hal yang terkadang terlupakan ketika melakukan pertolongan pertama terhadap serangan jantung ialah selama menemani penderita hingga menuju Rumah Sakit kita harus memberikan rasa aman dan nyaman jangan sampai ditinggalkan begitu saja.

Tentu kita semua tidak menginginkan penyakit jantung menimpa kita bukan? Oleh karenanya ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar bisa terhindar dari penyakit yang paling ditakuti didunia ini :

  • Stop merokok. Ya, susah memang untuk bisa berhenti dari yang satu ini. Namun, patut anda ketahui rokok merupakan penyebab utama timbulnya penyakit jantung.
  • Deteksi lebih awal sebelum terkena penyakit jantung. Kita bisa melakukan ini dengan medical check up secara kontinyu. Seperti yang kita ketahui bersama bahwa penyakit jantung sendiri diawali oleh datangnya Diabetes, tingginya tingkat kolesterol serta hipertensi.
  • Dianjurkan untuk menjaga gaya hidup yang sehat. Bisa dilakukan dengan cara menjaga makanan yang dikonsumsi dengan kandungan gizi yang baik dan seimbang disertai juga olahraga rutin.

Dengan berbagai tips diatas diharapkan mampu membuka mata kita semua akan pentingnya menjaga kesehatan tubuh lebih dini terlebih juga dalam hal membantu sesama penderita. Semoga artikel tentang gejala serta pertolongan pertama terhadap serangan jantung ini bermanfaat bagi para pembaca sekalian.

Penjelasan Lengkap Tentang Diet Gula Darah

Saat menghadapi suatu permasalahan, maka langkah praktis yang bisa kita lakukan adalah dengan menggunakan rumus 5W + 1H. Melalui rumus tersebut kita akan mendapatkan jawaban yang pasti dan lengkap. Itu menjadi rumus yang mencakup berbagai hal termasuk saat kita ditanya tentang diet gula darah. Maka kita akan mendapatkan berbagai pertanyaan yang harus ditemukan jawabannya, antara lain : Apa? Kenapa? Kapan? Siapa? Dimana? Dan Bagaimana?

Yaitu diet yang dilakukan oleh seseorang untuk mengontrol kadar gula darah dalam tubuh.

Untuk menghindari berbagai dampak buruk yang diakibatkan oleh kadar gula darah berlebih, seperti diabetes, tekanan darah tinggi dan serangan jantung.

Sebaiknya dilakukan sejak dini, terlebih bagi Anda yang dideteksi mengidap diabetes atau anak yang orang tuanya yang memiliki riwayat diabetes.

Yaitu tadi, orang yang sudah terdeteksi mengidap diabetes, atau orang yang memiliki riwayat diabetes di keluarganya.

Di rumah, di kantor, dan dimanapun kita harus selalu memegang teguh kewajiban dalam menjalankan program diet tersebut, demi kebaikan dan kesehatan kita bersama.

Dengan cara mengurangi asupan makanan dan minuman yang mengandung gula, mengkonsumsi makanan dengan porsi yang telah ditentukan. Makanan yang dikonsumsi pun sebaiknya lebih berfokus kepada kuantitas dan dan bukannya kualitas, jadi makan sedikit pun asalkan semua nutrisi yang dibutuhkan bisa tercukupi, itu lebih baik daripada makan banyak dengan nutrisi yang kurang lengkap.

Selain upaya diatas, pelaksana diet gula darah pun harus menghindari berbagai hal seperti konsumsi makanan yang mengandung lemak jenuh tinggi, lemak trans, serta makanan yang mengandung kadar kolesterol dan garam yang tinggi.

Demikianlah penjelasan yang singkat, jelas, dan padat mengenai diet gula darah. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba melakukan program diet ini.

Ternyata Pria lebih rentan terkena diabetes daripada wanita,,,,

Semua orang memiliki resiko terkena penyakit diabetes. Namun Menurut penelitian terbaru, pria lebih rentan terkena diabetes daripada wanita.

Studi terbaru itu di prakarsai oleh akademisi dari Glasgow University.  Mereka menemukan bahwa pria memiliki resiko yang lebih besar terkena penyakit diabetes tipe 2 (diabetes karena perubahan gaya hidup) walau memiliki indeks massa tubuh (IMT) lebih rendah dari wanita.

pria gemuk

Menurut Profesor Naveed Sattar, dari Institute of Cardiovascular and Medical Sciences menyatakan bahwa kelebihan berat badan adalah faktor utama yang memberikan resiko terhadap diabetes tipe 2. Faktor lain yang mempengaruhi adalah usia, etnis, dan genetik.

Dalam penelitiannya tersebut, Sattar menggunakan sampel yang melibatkan 51.920 pria dan 43.137 wanita, Seluruhnya merupakan pengidap diabetes tipe 2 dan umumnya memiliki IMT di atas batas kegemukan atau overweight.

Dari hasil penelitian tersebut diperoleh hasil bahwa pria cenderung sudah terkena diabetes saat indeks massa tubuh nya belum sebesar para wanita dengan penyakit yang sama. Para pria terkena diabetes pada IMT rata-rata 31,83 kg/m2, sedangkan wanita baru mengalaminya pada IMT 33,69 kg/m2. Menurut Sattar, hal tersebut karena dipengaruhi oleh distribusi lemak tubuh. Pada pria, penumpukan lemak terkonsentrasi di sekitar perut sehingga memicu obesitas sentral yang lebih beresiko memicu gangguan metabolisme. Dengan kata lain laki-laki lebih rentan terhadap diabetes.

Terjadinya diabetes tipe 2 karena insulin yang dihasilkan oleh pankreas tidak mencukupi untuk mengikat gula yang ada dalam darah akibat pola makan atau gaya hidup yang tidak sehat, Berikut ini

Beberapa penyebab utama diabetes tipe 2:

  1. Faktor keturunan, apabila orang tua atau adanya saudara sekandung yang sedang mengalaminya
  2. Kurang berolahraga
  3. Kegemukan atau obesitas, serta menumpuknya lemah dalam tubuh
  4. Kurangnya aktivitas yang dapat berakibat lemak dalam tubuh yang tidak terpakai sebagai energi
  5. Usia yang semakin bertambah sehingga mengakibatkan berkurangnya aktivitas
  6. Gaya hidup yang tidak sehat
  7. Pola makan, asupan nutrisi dalam makanan yang tidak terkontrol dapat menimbulkan kegemukan. Selain itu makanan yang banyak mengandung gula seperti teh manis, gorengan, minuman soda dan makanan instan cepat saji adalah penyebab utama penyakit diabetes.
  8. Adanya virus dan bakteri human coxsackievirus B4, mumps dan rubela dapat menyebabkan kerusakan sel.
  9. Adanya penyakit lain seperti hipertensi (tekanan darah tinggi) dan kolesterol tinggi
  10. Merokok dan sering stress
  11. Kurang tidur menyebabkan kemampuan tubuh dalam memproses glukosa menjadi sangat berkurang
  12. Jarang terkena panas matahari yang merupakan sumber vitamin D terbaik selain dari makanan. Vitamin D ini membantu proses metabolisme tubuh termasuk dalam hal glukosa.

Karena gaya hidup pola makan yang tidak sehat bisa menyebabkan hormon insulin dapat diserap oleh lemak yang ada dalam tubuh. Sehingga bisa membuat tubuh kekurangan insulin.

Jadi,..mari kita biasakan dengan olah raga yang teratur dan pola hidup sehat,..pola makan sehat untuk tabungan kesehatan di masa depan, dan jangan lupa,..hindari stress ya! ..:)

 

 

Kenapa si penyakit Diabetes dapat terjadi?

Karena setiap makanan yang di santap akan berubah menjadi energi, dalam lambung dan usus makanan akan diuraikan termasuk menjadi jenis gula yaitu glukosa.  Organ pankreas dalam tubuh akan menghasilkan insulin  yang memecah gula dan mengalirkannya ke dalam sel-sel tubuh. Kemudian, gula tersebut dapat diserap dengan baik dalam tubuh dan dibakar untuk menghasilkan energi.

Ketika seseorang menderita diabetes maka pankreas orang tersebut tidak dapat menghasilkan cukup insulin untuk menyerap gula yang diperoleh dari makanan. Hal inilah yang menyebabkan kadar gula dalam darah menjadi tinggi akibat timbunan gula dari makanan yang tidak dapat diserap dengan baik dan dibakar menjadi energi. Penyebab lain adalah insulin yang cacat atau tubuh tidak dapat memanfaatkan insulin dengan baik.

Insulin adalah hormon yang dihasilkan pankreas, sebuah organ di samping lambung. Hormon ini melekatkan dirinya pada reseptor-reseptor yang ada pada dinding sel. Insulin bertugas untuk membuka reseptor pada dinding sel agar glukosa memasuki sel. Lalu sel-sel tersebut mengubah glukosa menjadi energi yang diperlukan tubuh untuk melakukan aktivitas, dengan kata lain, insulin membantu menyalurkan gula ke dalam sel agar diubah menjadi energi. Maka Pankreas yang tidak berfungsi normal lagi akan menghasilkan jumlah insulin yang tidak cukup, sehingga terjadi penimbunan gula dalam darah sehingga MENYEBABKAN DIABETES.

6 Kebiasaan Menghindari Resiko Diabetes

Setidaknya 25% orang Amerika mengidap penyakit pra-diabet,kondisi dimana mereka memiliki kadar gula lebih tinggi dan bisa berkembang menjadi penyakit diabetes dalam waktu 10 tahun dan hanya 4% yang menyadari hal tersebut. Yang lebih parahnya lagi kurang dari setengahnya berusaha untuk mengurangi resiko tersebut dengan cara mengurangi berat badan dan berolah raga. Mereka tidak menyadari bahwa bahaya penyakit lain pun juga mengancam seperti serangan jantung bahkan sampai penyakit Alzheimer. Berikut beberapa kebiasaan hidup sehat yang bisa dilakukan untuk mencegah terjadinya penyakit diabetes.

1. Lebih banyak mengkonsumsi sayuran
Wanita yang makan daging merah setidaknya 5 kali seminggu memiliki risiko 29% lebih tinggi dari diabetes tipe 2 dibandingkan mereka yang makan kurang dari sekali seminggu.

Makan daging olahan seperti bacon dan hot dog setidaknya 5 kali seminggu meningkatkan risiko diabetes tipe 2 sebesar 43%, dibandingkan dengan makan mereka kurang dari sekali seminggu. Para ilmuwan menduga penyebabnya adalah kolesterol dalam daging merah dan daging olahan aditif.

Cobalah mengkonsumsi lebih banyak sayuran pada menu makan setiap hari dibandingkan makan daging merah dan daging olahan.

2. Hindari stress
Ketika sedang stress jantung akan berdetak lebih cepat. Napas pun jadi tidak teratur, hal ini bisa memicu meningkatnya gula dalam darah. Latihan relaksasi sederhana bisa membantu mengontrol kadar gula darah. Sebelum memulai kegiatan sehari hari biasakan menarik napas dalam dalam dan hembuskan perlahan.

Jika memiliki waktu lakukan yoga, meditasi atau jalan santai. Jadikan hari minggu menjadi hari yang menyenangkan, habiskan waktu dengan keluarga, santai atau melakukan kegiatan ibadah. Hindari rutinitas sehari hari yang membuat stress.

3. Tidur cukup
Sebuah studi Yale University of 1.709 orang menemukan bahwa mereka yang tidur secara rutin kurang dari 6 jam akan beresiko dua kali lipat mengidap diabetes dibandingkan dengan mereka yang tidur lebih dari 8 jam. Studi sebelumnya telah muncul temuan serupa pada wanita. “Ketika Anda tidur terlalu sedikit atau terlalu lama-karena sleep apnea-sistem saraf Anda tetap waspada,” kata ketua peneliti Klar Yaggi, MD, asisten profesor kedokteran paru di Yale. Hal ini mengganggu hormon yang mengatur gula darah.

Sebuah studi Columbia University menemukan bahwa kurang tidur dari jam 5 juga dua kali lipat risiko tekanan darah tinggi. Untuk istirahat malam yang baik, hindari kafein pada sore hari dan jangan bergadang.

4. Lakukan tes darah
Orang-orang muda yang memiliki faktor risiko seperti kelebihan berat badan, riwayat keluarga, dan kolesterol tinggi serta tekanan darah harus melakukan tes darah. Jika hasilnya normal, bisa diuji lagi dalam waktu 3 tahun. Jika Anda memiliki pra-diabetes, gula darah harus diuji lagi dalam 1 sampai 2 tahun.

5. Berjalan kaki
Mengapa jalan kaki itu sehat? Studi menunjukkan bahwa olahraga membantu tubuh memanfaatkan hormon insulin lebih efisien sehingga meningkatkan jumlah reseptor insulin pada sel-sel Anda. Insulin membantu gula darah mengalir ke dalam sel yang dibutuhkan bagi tubuh untuk meningkatkan energi serta mendapatkan nutrisi.

Jika aliran darah tidak lancar maka akan terjadi penyumbatan pembuluh darah dan bisa mengakibatkan masalah kesehatan yang lebih serius.

6. Hindari Junk Food
Makanan cepat saji sarat akan lemak trans yang tidak sehat dan karbohidrat olahan, yang dapat meningkatkan risiko diabetes bahkan walaupun berat badan Anda dalam keadaan stabil.