Lima Cara Mengenal Kebohongan Teman Kerja

Rasanya sangat kecewa dan kesal apabila kita sadar bahwa telah dibohongi oleh teman maupun mitra kerja kita. Secara tak sadar dalam sebuah kompetisi kerja, kita kerap dikelilingi oleh banyak individu –individu dengan berbagai karakter.  Tidak semua orang punya attitude baik.

Seseorang terkadang sengaja berbohong untuk menutupi muslihat yang dia bangun agar tidak ketahuan boroknya.

Pakar komunikasi bisnis menjelaskan bagaimana mendeteksi kebohongan dengan lima kriteria. Sebagaimana yang diutarakan berikut ini :

  • Pembohong menjaga jarak

Seseorang yang berbohong melakukan kebiasaan yang tak lazim, seperti mendadak menjauh dan menjaga jarak baik itu komunikasi maupun fisik.  Biasanya kerap ngobrol bareng dan bercanda. Tapi tiba-tiba tidak mau datang ketika Anda mengundangnya.

  • Lebih cenderung negatif 

Pada level bawah sadar, seseorang yang tidak jujur biasanya cenderung protektif dan membela diri dengan mengatakan yang sebaliknya. Misalnya, “saya tidak terlambat kerja kemarin”. “Saya sudah bertemu klien dan mereka menolak tawaran kita”.

  • Pembohong mengungkap sesuatu secara sederhana  

Seseorang yang berbohong kesulitan untuk menjelaskan secara runtun. Sehingga dia menggunakan kalimat yang sederhana agar aman.   Jika dikonfirmasi dia tak mampu menggunakan kata yang tepat.

  • Pembohong menggunakan kalimat panjang lebar

Mendeteksi sebuah kebohongan seseorang bisa di lihat dari bagaimana dia terus mengungkap penjelasan yang panjang lebar. hal ini dilakukan untuk meyakinkan Anda bahwa itu memang bener –benar terjadi.

  • Menghindari kontak mata

Pembohong biasanya menghindari kontak mata saat diajak berbicara.dia selalu menghindari kontak mata dengan menghalihkan pandangan. Terkadang saat diajak berbicara kerap keluar keringat dingin di sekitar muka.

  • Selalu gelisah

Gestur tubuh pembohong selalu gelisah seperti kerap menggerakan telapak tangan, menghentakan kaki.  Tidak betah berlama –lama berada di dekat Anda, kepingin lekas menjauh.