Empat Sumber Probiotik Alami Selain Yogurt

Probiotik merupakan mikroorganisme hidup yang terdapat pada makanan dan minuman. Mikroorganisme ini disebut Lactobacillus bulgaricus, bakteri baik yang bermanfaat terhadap organ pencernaan. Bakteri ini berfungsi membantu menguraikan  sisa –sisa makanan di dalam lambung maupun usus besar. Selain itu juga bertugas menangkal bakteri jahat penyebab penyakit.

Tak hanya manusia saja sebenarnya yang memerlukan probiotik, tanaman dan hewan pun butuk organism tersebut guna menunjang pertumbuhan dan reproduksinya.   Namun untuk tanaman dan hewan jenis probiotik yang dibutuhkan berbeda dengan manusia.

Hasil riset terkini yang dilansir dari jurnal Hypertension mengatakan bahwa seseorang yang rutin mengonsumsi makanan dan minuman yang kaya akan probiotik, tekanan darahnya cenderung stabil dari pada mereka yang tidak mengonsumsi.

Dokter kerap merekomendasikan kepada pasien dengan penyakit tertentu untuk mengonsumsi probiotik guna memulihkan imunitas tubuh pasca sakit.

Selama ini kita mengenal sumber probiotik dari yogurt dan keju saja. pernyataan ini tak sepenuhnya benar. Menurut penuturan dari ahli nutrisi ada banyak bahan pangan yang mengandung probiotik alami. sebagaimana yang dijelaskan berikut ini :

  • Kimchi

kimchi makanan khas korea  terbuat dari  sayur fermentasi yang terdapat bakteri asam laktat. Makanan ini terbuat dari sawi putih dan lebak yang diberi campuran bumbu khusus dan peragian.  Kemudian disimpan dalam  tembikar kedap udara. Selama masa penyimpanan terjadi proses fermentasi.  Orang Korea meyakini kimchi merupakan healing food yang ampuh menjaga kesehatan.  Faedah  lain yang bisa Anda rasakan dari dari kimchi ini adalah bisa tahan lama disimpan selama berbulan –bulan  dibanding sayuran segar.

  • Taucho

taucho merupakan bahan pangan khas peranakan yang diterima luas di Indonesia. Makanan ini terbuat dari kedelai yang difermentasi dengan bantuan bakteri asam laktat.

Sebagian bakteri asam laktat bermanfaat untuk meningkatkan nilai nutrisi makanan, mencegah infeksi pada usus, meningkatkan kelancaran pencernaan. Selain itu bakteri laktosa berfungsi mengendalikan pertumbuhan beberapa tipe kanker.

  • Tempe

Tempe merupakan makanan khas Indonesia, terbuat dari kedelai yang diproses dengan bantuan peragian /jamur.  Tempe mengandung bakteri baik Rhizopus oligosporus atau sejenis antiotik alami.  probiotik jenis ini sangat efektif menangkal serangan bakteri jahat  seperti bakteri pencetus penyakit pneuminia dan sepsis, staphylococcus aureuswhich.

  • Keju fermentasi

Keju parmesan maupun keju mosarela yang  berasal dari susu hasil fermentasi bakteri asam laktat diketahui baik untuk kesehatan pencernaan