Category Archives: Osteoporosis

2 Sebab Osteoporosis Pada Wanita Hamil Dan Cara Mengantisipasinya

Kehamilan adalah siklus hidup yang akan dialami hampir sebagian besar wanita di dunia ini, walaupun ada beberapa wanita yang tidak mengalaminya selama hidupnya yang dikarenakan terdapatnya masalah dalam organ reproduksi ataupun disebabkan oleh alasan yang lain. Jika Anda saat ini sedang hamil dan menjalani prosesnya, maka berbanggalah dan nikmatilah momen indah tersebut, karena dengan begitulah Anda baru bisa disebut sebagai wanita yang sempurna. Mengenai masalah dan keluhan yang sering dialami, maka itupun menjadi hal yang sebaiknya Anda sikapi dengan bijak, agar bisa mengendalikan keadaan fisik dan emosional yang Anda miliki selama kehamilan. Salah satu keluhan yang banyak diutarakan oleh ibu hamil adalah sakit punggung yang disebabkan oleh terjadinya pengeroposan tulang. Pengeroposan atau osteoporosis pada wanita hamil adalah hal umum di masa tersebut, yang disebabkan oleh berbagai faktor internal dan faktor eksternal.

Artikel kali ini akan mencoba membahas tentang berbagai sebab atau alasan yang menyebabkan fenomena osteoporosis pada wanita hamil adalah hal yang wajar. Mari kita langsung saja bahas tentang hal tersebut!

  1. Berkurangnya kadar kalsium dalam tulang

Kadar kalsium yang dimiliki oleh ibu hamil umumnya akan berkurang seiring pertumbuhan janin dalam rahim. Sedikit demi sedikit janin akan mengambil supply kalsium yang ibu miliki, sehingga kalau ibu tidak mengimbanginya dengan konsumsi makanan atau minuman berkalsium tinggi akan menyebabkan kadar kalsium yang dimiliki berkurang sebagai salah satu penyebab osteoporosis.

  1. Bertambahnya beban yang semakin berat

Tulang punggung memiliki ketahanan dan kekuatan yang terbatas. Secara normal dia bisa menopang dan menahan badan agar bisa tegak berdiri, namun bagi ibu hamil tulang punggung akan dipaksa untuk menahan beban lebih berat yang tidak biasa. Bertambahnya berat dan beban ke bagian depan, khususnya yang berasal dari perut mengharuskan tulang punggung supaya bertindak lebih maksimal. Apabila hal ini tidak disikapi dengan pemberian makanan atau minuman berkalsium tinggi, maka akan menyebabkan osteoporosis pada wanita hamil.

Demikianlah beberapa sebab yang membuat fenomena osteoporosis pada wanita hamil menjadi sesuatu hal umum yang biasa terjadi. Semoga dengan informasi ini, kita bisa lebih tahu tentang upaya yang lebih tepat agar tetap bisa memiliki tulang kuat dan sehat saat hamil. Selamat mencoba dan semoga bermanfaat. đŸ™‚

Cukupi Kebutuhan Magnesium Untuk Mencegah Berbagai Penyakit

Magnesium adalah sejenis mineral yang kandungannya cukup banyak di dalam tubuh. Hal itu memang dibutuhkan agar tubuh tetap dalam kondisi sehat dan terhindar dari berbagai penyakit. Saat kandungan magnesium dalam tubuh berkurang atau asupannya hanya sedikit, maka akan muncul berbagai kemungkinan timbulnya penyakit. Oleh karena itu, kita harus mempertimbangkan menu makanan yang mengandung magnesium untuk mencegah berbagai penyakit.

Beberapa jenis penyakit yang bisa dicegah dengan memenuhi kebutuhan magnesium adalah sebagai berikut :

1. Osteoporosis

Kepadatan tulang yang menurun atau keroposnya tulang salah satunya disebabkan ileh kurangnya magnesium dalam tubuh, karena magnesium merupakan salah satu unsur mineral penyusun tulang yang utama. Jadi, jika Anda ingin terhindar dari osteoporosis, maka cukupi kebutuhan kalsium dan magnesium Anda.

2. Lemah dan tidak bertenaga

Magnesium pun bisa menjaga agar fungsi otot bekerja normal. Saat Anda merasa kekuatan otot berkurang, hal itu disebabkan terjadinya defisiensi magnesium dalam tubuh Anda.

3. Terganggunya metabolisme

Awal mula kemunculan gangguan kesehatan adalah dikarenakan terganggunya metabolisme. Dan salah satu yang membuat terganggunya metabolisme adalah kurangnya magnesium dalam tubuh, dikarenakan magnesium memiliki peran yang sangat penting dalam membantu tubuh melakukan sintesis protein, mengaktifkan enzim metabolisme, dan menghasilkan energi untul sel. Oleh karena itu, cukupi kebutuhan magnesium untuk mencegah berbagai penyakit, karena metabolisme kita lancar dan sehat.

4. Gangguan pencernaan

Mediasi dari proses pencernaan bisa didukung dengan kecukupan magnesium. Dengan memenuhi kebutuhannya, maka kita bisa tercegah dari penyakit konstipati, kram perut, muntah, flatulen dan nyeri perut.

5. Diabetes

Magnesium pun sangat berperan dalam mengendalikan dan mengontrol kadar gula darah. Reaksi insulin yang terjadi bisa ditingkatkan dengan magnesium, sehingga kadar glukosa terkendali dan Anda bisa terhindar dari penyakit diabetes.

6. Hipertensi / tekanan darah tinggi

Magnesium pun berperan penting dalam mengendalikan dan mengontrol tekanan darah. Tidak sedikit orang yang mengalami hipertensi atau tekanan darah tinggi dikarenakan terjadinya defisiensi magnesium dalam tubuhnya. Dengan mencukupi kebutuhan magnesium, Anda bisa mengontrol tekanan darah, juga bisa menghindari terjadinya komplikasi hipertensi.

Itulah beberapa penyakit yang bisa dicegah jika kita memperhatikan kadar magnesium dalam tubuh kita. Pilih makanan tepat yang mengandung magnesium untuk mencegah berbagai penyakit datang melanda.

Peluang Terjadinya Osteoporosis Pada Wanita Hamil

Resiko osteoporosis atau pengeroposan tulang bagi ibu hamil sangat tinggi sekali, dikarenakan ada banyak faktor yang membuat hal itu terjadi! Agar tidak terlanjur terjadi, maka kita sebaiknya menyiapkan diri agar bisa mengantisipasi resiko tersebut agar jangan sampai terjadi dengan cara yang tepat. Oleh karena osteoporosis pada wanita hamil sangat mungkin terjadi, maka berikut akan saya informasikan beberapa penyebab dan cara mengatasinya.

Penyebab Osteoporosis Pada Wanita Hamil

1. Kebutuhan kalsium yang meningkat pesat

Di usia kehamilan antara 6 – 9 bulan ibu hamil membutuhkan asupan kalsium yang sangat banyak, karena janin sudah memulai proses pembentukan rangka. Proses tersebut akan mengambil supply kalsium yang dimiliki ibu hamil. Jika tidak disupply dengan baik, maka yang diambil adalah kalsium yang ada di tulang, sehingga menyebabkan ibu hamil mengalami osteoporosis.

2. Berhubungan dengan pertumbuhan ibu hamil

Osteoporosis pada wanita hamil hanya bersifat sementara dan umumnya terjadi di masa kehamilan yang pertama. Hal ini terjadi karena kebutuhan kalsium masih dibutuhkan untuk masa pertumbuhannya.

Cara Mengantisipasi Osteoporosis Pada Wanita Hamil

1. Penuhi kebutuhan kalsium dengan mengkonsumsi susu tinggi kalsium

Banyak jenis susu tinggi kalsium yang bisa dipilih untuk mencukupi kebutuhan tersebut. Pilihlah yang memiliki nilai kalsium yang cukup, dan tunjang dengan pemberian makanan yang tinggi kalsium. Untuk ibu hamil yang mencapai usia kehamilan 6 – 9 bulan, maka tingkat kalsium yang dibutuhkan adalah 1000 mg/hari. Sedangkan untuk ibu hamil di kehamilan pertamanya, yang notabene masih bersamaan dengan masa pertumbuhannya, maka asupan kalsium yang dibutuhkan adalah 1300 mg/hari.

2. Tidak perlu khawatir dan tetap tenang

Osteoporosis pada wanita hamil adalah hal yang normal dan tidak perlu dikuatirkan. Oleh karena itu, tetap tenang dengan kondisi ini agar tidak menimbulkan stress atau hal lain yang tidak diharapkan. Seiring waktu, kepadatan tulang yang sebelumnya keropos akan kembali normal dan padat kembali. Keluhan yang sering dialami ibu hamil adalah sakit punggung. Atasi hal tersebut dengan mencukupkan kebutuhan kalsium dan tetaplah tenang.

Semoga informasi tentang osteoporosis pada wanita hamil ini bisa menambah wawasan Anda dalam menjalani masa kehamilan.

Inilah 4 Gaya Hidup Penyebab Osteoporosis Yang Harus Dihindari

Osteoporosis pada manusia yang umurnya masih terbilannyeg muda bisa dikatakan sebuah proses yang sangat tidak alami! Hal itu bisa terjadi akibat gaya hidup yang kurang baik sehingga membuat kualitas kepadatan tulang berkurang dan menjadi keropos sebelum waktunya. Gaya hidup penyebab osteoporosis harus dihindari agar tulang kita tetap kuat, padat, dan bisa bertahan hingga usia tua.

Apa sajakah yang termasuk ke dalam gaya hidup penyebab osteoporosis? Artikel ini akan mencoba membahasnya secara ringkas. Semoga bisa menjadi pelajaran dan tambahan keilmuan untuk kita semua. Selamat menyimak!

Gaya hidup penyebab osteoporosis diantaranya :

  1. Tidak memperhatikan asupan nutrisi

Tubuh terbentuk secara alami dan secara disengaja. Pertumbuhan akan terjadi secara alami, namun untuk kadarnya setiap orang akan berbeda satu sama lain, yang ditentukan oleh nutrisi yang masuk ke dalam tubuhnya sebagai media pembangun dan pendukung pertumbuhan tersebut. Demikian pula saat tubuh tidak lagi mengalami pertumbuhan, maka tubuh hanya akan bertahan hingga akhirnya rusak dan sakit. Waktu kerusakan setiap orang akan berbeda satu sama lain, tergantung asupan nutrisi yang masuk ke dalam tubuhnya untuk mempertahankan kondisi setiap organ tubuh kita, termasuk tulang.

Oleh karena itu, jaga selalu asupan nutrisi dari makanan yang kita konsumsi. Jika ingin terhindar dari penyakit osteoporosis, maka kebiasaan dan gaya hidup penyebab osteoporosis, yakni mengkonsumsi makanan tanpa memperhatikan kandungan nutrisinya harus segera diubah.

  1. Kurang berolahraga

Olahraga akan membuat tulang, sendi dan otot otot kita terlahir dan terbentuk. Saat tubuh tidak bergerak dengan seharusnya, maka semua akan terasa kaku dan saat digerakkan menjadi kurang lancar. Karena itu, biasakan berolahraga agar bisa terhindar dari osteoporosis.

  1. Kebiasaan merokok

Zat yang dikandung rokok, yaitu nikotin sangat menganggu kestabilan tubuh, terutama hormon estrogen. Saat hormon estrogen berkurang, maka penjagaan tulang dari kekeroposan menjadi berkurang.

  1. Terlalu sering mengkonsumsi alkohol

Gaya hidup penyebab osteoporosis selanjutnya adalah kebiasaan mengkonsumsi minuman beralkohol. Layaknya minuman bersoda, minuman beralkohol juga dapat merusak kalsium dan kepadatan tulang sehingga menyebabkan osteoporosis. Oleh karena itu, sebaiknya kurangi atau kalau bisa hindari sama sekali konsumsi minuman beralkohol tersebut.

Itulah beberapa gaya hidup penyebab osteoporosis yang harus dihindari jika Anda ingin memiliki tulang sehat dan kuat hingga tua nanti.

4 Jenis Makanan Pencegah Osteoporosis Yang Mudah Didapat

Osteoporosis merupakan penyakit yang bisa menyerang siapa saja, terutama untuk orang yang menginjak usia tua disebabkan fungsi tubuh dan kepadatan tulang yang mulai berkurang. Hal ini pun kadang menyerang para anak muda yang kurang menjaga asupan makanan serta membiasakan gaya hidup yang bisa menyebabkan osteoporosis. Agar bisa kita hindari, maka kita perlu memperbanyak konsumsi makanan pencegah osteoporosis! Apa sajakah jenis makanan yang dimaksud, artikel ini akan membahasnya.

  1. Susu

Makanan pencegah osteoporosis yang pertama adalah susu. Kandungan vitamin D dan kalsium yang cukup banyak berdampak sangat baik bagi pertumbuhan tulang dan gigi, serta bisa menjaga kualitas dan kepadatan tulang. Minumlah susu secara rutin untuk memenuhi kebutuhan tubuh akan asupan kalsium dan vitamin D tadi! Bagi Anda yang mengalami masalah berat badan seperti terlalu gemuk, jangan hentikan konsumsi susu, karena banyak jenis susu yang aman untuk berat badan, seperti susu rendah lemak, es krim, keju, dan lain sebagainya.

  1. Kacang kacangan

Jenis makanan pencegah osteoporosis kedua yang bisa didapatkan dengan mudah adalah aneka kacang kacangan. Jenis kacang yang memiliki khasiat ampuh dalam mencegah osteoporosis diantaranya kacang tanah, almond, labu dan jenis kacang lain dengan kandungan magnesium (Mg) yang cukup tinggi. Magnesium diperlukan tubuh untuk membantu pembentukan dan penyerapan kalsium dalam tubuh.

  1. Wortel

Sayuran yang dikenal memiliki kandungan vitamin A cukup tinggi ini ternyata menjadi salah satu dari jenis makanan pencegah osteoporosis. Yang menyebabkan wortel memiliki khasiat tersebut adalah kandungan beta-carotene, alpha-carotene dan betacyrptoxanthin yang secara medis memiliki khasiat untuk mempertahankan daya tahan tulang. Cara konsumsi wortel yang lebih disarankan adalah memakannya dalam keadaan mentah, karena manfaat yang bisa didapatkan dari yang mentah lebih banyak dibandingkan dengan wortel yang sudah diolah.

  1. Plum

Buah yang memiliki bentuk bulat kecil dengan warna mirip anggur merah ini menjadi makanan pencegah osteoporosis selanjutnya. Berdasarkan penelitian medis, buah ini memiliki manfaat untuk mencegah kanker juga bisa mempertahankan kepadatan tulang. Manfaatnya bisa membuat tulang kita lebih stabil dan memiliki resiko terserang osteoporosis lebih kecil dibandingkan yang tidak mengkonsumsinya.

Keempat jenis makanan pencegah osteoporosis di atas bisa membantu Anda memiliki tulang yang sehat dan kuat. Namun, selain konsumsi makanan tersebut sebaiknya Anda menghindari gaya hidup yang bisa menyebabkan osteoporosis untuk hasil lebih maksimal.

Ciri Ciri Osteoporosis Dan Osteoarthritis

Jika berbicara mengenai penyakit yang berhubugan dengan tulang, maka kita akan membahas tentang 2 jenis penyakit yang hampir serupa tapi tak sama, yaitu Osteoporosis dan Osteoarthritis. Pemahaman tentang penyakit serta ciri ciri Osteoporosis dan Osteoarthritis harus difahami betul, agar pada saat kita mendapatkan sebuah gejala penyakit yang berhubungan dengan tulang dan sendi, kita akan tahu apa jenis penyakit yang menyerang serta bagaimana cara menanggulanginya.

 

1. Tentang Osteoporosis

Penyakit ini adalah keadaan dimana kepadatan tulang yang tadinya baik, lambat laun menjadi terkikis hingga menjadikan tulang keropos. Jika tidak ditanggulangi dengan baik dan tepat, Osteoporosis akan membuat kita susah bergerak, sakit saat melakukan gerakan gerakan sendi, dan yang lebih parah adalah kemungkinan patah tulang.

Untuk mengantisipasi dan melakukan pencegahan sejak awal akan penyakit Osteoporosis, maka kecukupan kalsium untuk tubuh sangat penting untuk dilakukan. Dan bukan hanya pemenuhan kalsium saja, kita pun harus menambah upayanya dengan melakukan olahraga secara teratur, mencukupkan cairan tubuh, serta menghindari berbagai jenis makanan dan minuman yang bisa membuat tulang kehilangan kepadatannya.

Merokok, terlalu banyak minum kopi, mengkonsumsi minuman bersoda dan mengandung alkohol merupakan kebiasaan yang harus mulai dikurangi dan dihindari jika pada saat Anda memeriksakan kondisi tulang, keadaannya sudah mulai keropos.

 

2. Tentang Osteoarthritis

Untuk jenis penyakit ini, penjelasannya akan lain lagi dan cenderung berbeda satu sama lain. Osteoarthritis adalah keadaan dimana gejala yang ditimbulkan adalah sering merasakan sakit punggung, khususnya pada orang tua. Penyakit Osteoarthritis lebih banyak mempengaruhi tulang rawan, yakni sebuah jaringan keras yang cukup licin yang fungsinya untuk menutupi sendi, sehingga membuatnya bisa bergerak dan berputar sesuai fungsinya.

Saat tulang rawan mengalami masalah, maka pergerakan sendi agak sedikit terganggu. Selain itu, kalau hal ini dibiarkan terus terjadi akan membuat tulang rawan semakin terkikis dan habis, sehingga pada sendi yang mempertemukan tulang padat dengan tulang padat akan terjadi gesekan yang membuat kita akan merasakan sakit yang cukup menyiksa. Yang lebih parah lagi adalah, akan terjadi pengikisan tulang padat menjadi bubuk yang tetap tersimpan dalam rongga sendi, yang membuat setiap gerakan yang dilakukan terasa sangat sakit.

Itulah penjelasan umum tentang penyebab dan ciri cici Osteoporosis dan Osteoarthritis, serta gejala yang ditimbulkan saat menderita kedua penyakit tersebut. Agar kondisi tulang kita tetap terjaga kualitasnya, maka lakukan olahraga secara teratur, penuhi kebutuhan kalsium, dan terapkan pola makan teratur dengan menu yang seimbang. Semoga bermanfaat J

Kafein Berlebih Menjadi Penyebab Osteoporosis

Siapa yang tidak kenal dengan kafein? Kafein biasanya selalu disangkutpautkan dengan kopi, namun sebenarnya kafein juga terdapat pada teh dan coklat. Kafein terkenal sebagai zat pengusir kantuk, dan merupakan diuretik ringan. Jika dikonsumsi secara tepat, kafein dapat merangsang metabolisme, serta meningkatkan fungsi otak dan kewaspadaan. Namun jika dikonsumsi berlebihan, kafein akan berdampak buruk, antara lain meningkatkan kadar asam lambung, serta kafein berlebih penyebab osteoporosis.

Osteoporosis biasanya identik dengan tulang yang keropos, karena penyakit ini terjadi akibat pengurangan kepadatan atau massa tulang sehingga menyebabkan tulang rapuh. Osteoporosis umumnya dialami oleh lansia, namun bukan tidak mungkin anak usia remaja juga mengalami penyakit ini, walaupun termasuk jarang. Tulang yang normal akan beregenerasi secara konstan, di mana mineral tulang seperti kalsium diserap oleh aliran darah dan digantikan untuk membuat tulang baru. Namun pada penderita osteoporosis, regenerasi berlangsung tidak normal, sehingga pertumbuhan sel tulang baru terhambat dan tulang yang lama menjadi terkikis. Lansia yang terkena osteoporosis tidak hanya beresiko tulangnya mudah patah, tetapi juga dapat membuat tinggi badan berkurang hingga belasan sentimeter.

Agar regenerasi tulang dapat berjalan normal, tubuh memerlukan asupan kalsium dalam jumlah cukup. Di antaranya adalah dengan mengonsumsi makanan seperti ikan, daging, unggas, telur, sayuran, buah, dan kacang-kacangan. Namun demikian, ada beberapa hal yang bisa membuat penyerapan kalsium dalam tubuh terhambat, salah satunya akibat konsumsi kafein berlebih penyebab osteoporosis. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa wanita pasca-menopause yang mengonsumsi 4 cangkir atau lebih kopi per hari, mereka lebih banyak mengalami gejala osteoporosis dibandingkan yang mengonsumsi kurang dari 4 cangkir kopi per hari. Selain itu, penelitian juga menunjukkan bahwa air seni peminum kafein mengandung lebih banyak kalsium, menandakan banyak kalsium yang terbuang dari tubuh.

Jika Anda penggemar kopi, tentunya Anda ingin tahu, bagaimana mengatasi kafein berlebih penyebab osteoporosis? Yang pertama adalah jaga konsumsi kopi Anda dalam batas wajar, kira-kira 1-3 cangkir per hari. Saat minum kopi, hindari mengonsumsi makanan berkalsium secara bersamaan, atau terlalu berdekatan, beri jarak sekitar 1 atau 2 jam. Selain itu, Anda bisa juga menambahkan susu pada kopi Anda untuk membantu mencegah efek kafein dalam penyerapan kalsium pada tulang.