Category Archives: Kanker Rahim

Cara Mengetahui Penyebab Kanker Serviks Dan Pencegahannya

Kalau ditanya tentang ranking penyakit, maka ada dua jenis penyakit yang menempati urutan teratas, yaitu penyakit jantung di posisi ke-1 dan penyakit kanker serviks di posisi ke-2. Sebagai manusia yang sadar, kita pasti ingin terhindar dari 2 jenis penyakit tersebut. Dan upaya dini untuk mencegahnya, adalah dengan mendeteksi secara dini tentang gejala yang ditimbulkannya, serta mempelajari tentang cara mengetahui penyebab kanker serviks maupun penyebab penyakit jantung.

Kalau dibahas keduanya, maka artikel ini akan sangat panjang sekali. Oleh karena itu, saya akan fokuskan pembahasan kali ini kepada materi cara mengetahui penyebab kanker serviks. Informasi ini akan sangat bermanfaat khususnya bagi kaum wanita sebagai insan yang memiliki kemungkinan besar terserang penyakit kanker serviks.

Dengan mengetahui penyebab kanker serviks, maka kita bisa mengetahui sejak dini dari gejala yang muncul, sehingga bisa dilakukan pengobatan secara cepat, dan mencegah perkembangan kanker. Cara mengetahui penyebab kanker serviks bisa dilakukan dengan menjalani pemeriksaan leher rahim, atau yang lebih dikenal dengan istilah Papanicolaou Smear atau Pap Smear. Karena pendeteksian gejala kanker serviks sangat sulit diketahui secara manual, maka hanya lewat pemeriksaan itulah kita bisa mengetahuinya secara pasti. Kalau memungkinkan, sebaiknya Anda melakukan pemeriksaan tersebut secara rutin walaupun belum ada gejala yang ditunjukkan, karena umumnya gejala kanker serviks baru akan terlihat setelah jaringan kanker di mulut rahim sudah mencapai stadium yang cukup kronis.

Bagi para wanita yang tidak mau terserang penyakit ini, maka selain menjalankan cara mengetahui penyebab kanker serviks, Anda pun sebaiknya melakukan tindakan pencegahan sebagai berikut :

  1. Tingkatkan sistem kekebalan tubuh

Upaya yang dilakukan adalah dengan mengkonsumsi berbagai makanan yang mengandung vitamin tinggi, antara lain : sayuran, buah buahan, gandum utuh dan lain sebagainya.

  1. Hindari kebiasan merokok

Seperti dijelaskan di kemasan rokok, ada peringatan yang menjelaskan bahwa merokok dapat menyebabkan impotensi, kanker, gangguan kehamilan dan penyakit lainnya. Bagi perokok wanita, peluang kanker lebih besar dibandingkan pria, oleh karena itu sebaiknya Anda menghindari kebiasaan merokok apabila tidak ingin terserang penyakit kanker serviks.

  1. Lakukan hubungan seks yang sehat

Hubungan seks yang kurang sehat seperti bergonta ganti pasangan, seks bebas, dan lain sebagainya akan meningkatkan peluang kanker serviks. Oleh karena itu, saat ingin berhubungan seks maka lakukanlah secara sehat, dengan berhubungan dengan pasangan yang syah, serta tidak melakukannya pada saat haid.

  1. Jaga kebersihan vagina

Organ intim kewanitaan harus mendapatkan perlakuan yang lebih baik, karena organ tersebut adalah bagian vital wanita. Dengan menjaga kebersihannya, maka kita bisa mencegah peluang terserang kanker serviks.

Semoga informasi tentang cara mengetahui penyebab kanker serviks serta upaya pencegahan di atas bisa bermanfaat untuk Anda. 🙂

Cara Mengetahui Penyebab Kanker Serviks

Kanker serviks adalah jenis penyakit yang seringkali terlambat dalam penanganannya. Gejala yang hadir jika tidak diperhatikan dengan baik baik, kadang membuat orang merasa bahwa hal tersebut adalah gejala sakit haid biasa, padahal kalau kita bisa mendiagnosa penyakit ini sedini mungkin, akan banyak sekali yang bisa kita lakukan untuk mengantisipasinya. Oleh karena itu, para wanita di seluruh dunia, khususnya di indonesia harus tahu cara mengetahui penyebab kanker serviks, agar bisa mulai menjauhinya agar bisa terhindar dari penyakit berbahaya ini.

Hal yang bisa dilakukan sebagai cara mengetahui penyebab kanker serviks adalah sebagai berikut :

  1. Ikut penyuluhan

Melihat semakin besarnya persentase kaum wanita yang terserang penyakit kanker serviks di Indonesia, maka ada lembaga lembaga khusus yang sering melakukan penyuluhan tentang kanker serviks. Acara tersebut menghadirkan seorang tenaga ahli yang akan menjelaskan tentang bahaya kanker serviks, apa saja penyebab yang melatarbelakang seorang wanita bisa terserang penyakit tersebut, serta bagaimana cara menanganinya.

Jika kebetulan Anda mendengar akan adanya acara penyuluhan, maka sebaiknya Anda meluangkan waktu untuk menghadirinya agar Anda mengetahui tentang berbagai penyebab kanker serviks dan bisa menghindarinya sejak dini.

  1. Membaca informasi tentangnya

Cara mengetahui penyebab kanker serviks selanjutnya adalah dengan membaca informasi tentangnya. Ada banyak literature yang bisa dimanfaatkan, mulai dari media massa seperti koran dan majalah, buku khusus yang membahas tentang kanker serviks, hingga membaca artikel tentangnya melalui blog atau website yang banyak tersebar di internet. Jangan malas untuk membaca, karena saat ini semua informasi tentang hal apapun bisa didapatkan dengan mudah.

  1. Konsultasi dengan dokter kandungan

Cara mengetahui penyebab kanker serviks selanjutnya adalah dengan berkonsultasi dengan dokter kandungan. Hal ini bisa dilakukan saat melakukan KB, saat mengecek kesehatan bulanan, atau saat memeriksan kesuburan. Anda pun bisa saja datang langsung ke dokter kandungan hanya untuk berkonsultasi masalah tersebut.

Itulah beberapa teknik yang bisa dilakukan sebagai cara mengetahui penyebab kanker serviks. Cara ini sebaiknya dilakukan bukan hanya untuk wanita yang sudah menikah, tetapi anak gadis pun sebaiknya tahu tentang penyebab kanker serviks sejak dini agar bisa menghindari dan meminimalisir peluang hadirnya penyakit ini.

Tahukah Anda Tentang Pengaruh Pembalut Terhadap Kanker Serviks?

Banyak orang bertanya tanya, “Adakah pengaruh pembalut terhadap kanker serviks?”. Kaum wanita yang hubungannya identik dengan penggunaan pembalut dan kemungkinan terserang penyakit kanker serviks perlu menemukan jawaban pasti akan pertanyaan yang dituliskan di atas! Agar bisa segera melakukan tindakan pencegahan agar bisa terhindar dari penyakit menakutkan tersebut.

Tidak perlu berkeliling kesana kemari lagi hanya untuk mengetahui kejelasan tentang pengaruh pembalut terhadap kanker serviks, karena artikel ini akan memberikan jawaban yang pasti berdasarkan hasil analisis yang pasti. Semoga bisa membuat Anda agak tenang karena sudah mengetahui jawabannya. Selamat menyimak!

Meskipun pengaruh yang diberikan oleh pembalut terhadap kanker serviks bersifat tidak langsung dan bukan menjadi satu satunya faktor yang bisa menyebabkan seorang wanita mengalami kanker serviks, tetapi kita tetap harus bersifat protektif! Salah satunya dengan menggunakan pembalut wanita yang steril, sehat dan higienis, juga dengan mengatur penggunaannya. Diantara sekian banyak jenis pembalut wanita, beberapa darinya memiliki kandungan dioksin dan zat pemutih yang memiliki sifat karsinogenik. Dioksin misalnya, efek samping yang disebabkan dioksin jika terpapar kepada kelenjar ataupun sel sel yang terdapat dalam tubuh akan membuat sistem reproduksi mengalami kekacauan, dan jika dibiarkan terus menerus dalam jangka panjang akan membuat pertumbuhan sel dalam tubuh menjadi kacau dan terganggu.

Cara agar tidak mendapatkan dampak buruk dan efek samping yang dihasilkan dari pengaruh pembalut terhadap kanker serviks adalah dengan selektif dalam memilih jenis pembalut maupun pantyliners yang kita gunakan. Untuk pilihannya, saat ini banyak sekali jenis produk pembalut berbahan herbal yang terbebas dari zat zat yang berbahaya seperti pemutih, dioksin, dan bahan plastik. Silahkan cermati kandungan yang terdapat pada pembalut yang akan digunakan dari keterangan yang tercantum pada kemasannya.

Cara kedua agar tidak terkena dampak dan pengaruh pembalut terhadap kanker serviks adalah dengan membatasi penggunaannya. Sebagai saran saat menstruasi, Anda bisa mengganti pembalut sebanyak 3 sampai 4 kali sehari (setiap 4 jam) agar bakteri tidak dapat berkembang dalam darah, juga agar partikel bubuk yang terdapat pada pembalut tidak masuk ke leher rahim.

Terlahir sebagai seorang wanita, memang banyak sekali hal hal yang bisa melanda kita, khususnya seputar sistem reproduksi dan siklus bulanan yang harus dialami. Oleh karena itu, kita patut menjaga tubuh dengan lebih protektif agar bisa terhindar dari hal hal buruk yang tidak diinginkan, salah satunya dengan menghindari dampak buruk dan pengaruh pembalut terhadap kanker serviks.

Hubungan Makanan Dengan Kanker Serviks Itu Sangat Krusial

Jika sebelumnya kita membahas tentang pengaruh pembalut terhadap kanker serviks, maka tidak lengkap rasanya jika pengetahuan kita tidak dilengkapi dengan informasi tentang hubungan makanan dengan kanker serviks, dikarenakan kedua hal tersebut, yaitu pembalut dan makanan memiliki pengaruh yang cukup banyak dalam menyebabkan seorang wanita mengalami kanker serviks.

Oke, langsung saja kita bahas tentang hubungan makanan dengan kanker serviks! Semoga bisa menambah wawasan yang Anda miliki. Pada artikel ini, Anda akan mengetahui jenis makanan apa saja yang sebaiknya dikonsumsi agar bisa terhindar dari kanker serviks, juga bagaimana baiknya Anda menerapkan pola makan yang sehat dan bergizi. Selamat menyimak!

  1. Konsumsi makanan yang masih segar

Jangan tergiur dengan aneka bahan makanan yang bisa didapatkan dengan mudah dan praktis, karena beberapa jenis makanan kaleng dan fast food misalnya, mereka memiliki kandungan nutrisi yang sudah berubah dan berkurang. Jadi, supaya Anda bisa mendapatkan manfaat dan nutrisi terbaik dari makanan yang dikonsumsi, maka pilihlah jenis makanan yang masih segar agar bisa menjadi nutrisi yang anti-kanker.

  1. Banyak mengkonsumsi buah buahan dan sayuran

Untuk yang mengerti nilai gizi dan nutrisi dari buah dan sayuran, pasti mengetahui bahwa kedua jenis bahan makanan tersebut mengandung antioksidan yang cukup tinggi, yang bisa menangkal aneka serangan radikal bebas, sehingga bisa mengurangi kemungkinan pertumbuhan sel sel kanker dalam tubuh.

Selain itu, kandungan berbagai jenis vitamin sangat baik untuk membuat tubuh agar tetap sehat dan fit. Aneka vitamin yang banyak dikandung buah buahan antara lain, vitamin C, vitamin E, dan lain sebagainya. Jadi, semakin rutin Anda mengkonsumsi buah dan sayuran, maka hal itu sangat efektif untuk mencegah tumbuhnya sel kanker dalam tubuh sehingga Anda bisa terhindar dari kanker serviks.

  1. Mengkonsumsi makanan yang pahit

Ada jenis makanan pahit seperti labu pahit dan jenis makanan liar lainnya yang mengandung vitamin B12 yang cukup untuk membunuh dan merusak sel kanker yang terdapat dalam tubuh. Jadi, siapa bilang tidak ada hubungan makanan dengan kanker serviks? Karena semua makanan yang masuk ke dalam tubuh akan bereaksi sesuai kandungannya!

Itulah beberapa jenis makanan yang bisa Anda biasakan untuk dikonsumsi agar bisa terhindar dari penyakit kanker serviks. Apapun pilihan makanan yang Anda konsumsi, ingatlah selalu bahwa akan selalu ada hubungan makanan dengan kanker serviks!

Khasiat Minyak Zaitun Untuk Kesehatan

Minyak zaitun memang memiliki banyak manfaat dan khasiat yang baik dalam kehidupan ini, terutama untuk kesehatan tubuh. Ingin tahu lebih lanjut tentang khasiat minyak zaitun untuk kesehatan? Maka silahkan untuk menyelesaikan membaca artikel ini, karena isinya akan membahas tentang berbagai khasiat yang dimiliki zaitun untuk kesehatan tubuh kita. Selamat menyimak!

Banyak orang memanfaatkan minyak zaitun sebagai bahan membuat obat herbal sebagai pencegah atau pengobatan berbagai jenis penyakit. Silahkan Anda cermati beberapa merk produk herbal yang sudah beredar di Indonesia dan memiliki jaminan kesehatan dari BPOM, mungkin dari sekian banyak yang diperiksa, kebanyakan memiliki kandungan minyak zaitun sebagai bahan alaminya. Berikut adalah beberapa jenis penyakit yang bisa disembuhkan dengan memanfaatkan khasiat minyak zaitun :

  1. Penyakit jantung

Untuk Anda yang memiliki resiko terkena penyakit jantung, maka berhati hatilah dan kurangi resiko tersebut dengan memanfaatkan minyak zaitun. Kandungan antioksidan nabati yang dimiliki minyak zaitun sangat tinggi, sehingga dengan Anda terbiasa untuk meminumnya 2 sendok dalam sehari, maka resiko penyakit jantung akan bisa dikurangi.

  1. Kanker

Penyakit ganas yang ditakuti banyak orang ini disebabkan oleh terjadinya kerusakan sel pada tubuh. Agar bisa meminimalisir kemungkinan tubuh terjangkit kanker, maka Anda bisa menggunakan minyak zaitun sebagai obatnya. Kandungan fenol yang terdapat pada minyak zaitun bisa mencegah kerusakan sel tubuh.

  1. Arttritis

Khasiat minyak zaitun juga bisa mengobati penyakit arttritis, atau rasa nyeri di sendi dan keroposnya tulang. Kandungan zat prostaglandin yang terdapat pada minyak zaitun-lah yang bisa membuat kita terhindar dari penyakit ini.

  1. Diabetes

Selain kandungan di atas, minyak zaitun juga memiliki kandungan lemak tak jenuh tunggal. Manfaat kandungan ini untuk tubuh adalah bisa menurunkan dan mengurangi kadar gula yang terdapat dalam darah, sehingga resiko terserang diabetes bisa dihindari.

Itulah beberapa kandungan pada minyak zaitun yang membuatnya sangat berkhasiat untuk kesehatan dan mengobati beberapa penyakit di atas. Semoga informasi singkat tentang khasiat minyak zaitun ini bisa bermanfaat untuk Anda.

Persamaan Endometriosis Dan Kanker Serviks

Secara pelafalan kata, yaitu endomertiosis dan kanker seviks, keduanya memiliki perbedaan yang cukup jauh, namun jika dilihat dari gejala penyakitnya, kedua hal tersebut hampir mirip dan kadang membuat orang salah mendiagnosisnya. Persamaan endometriosis dan kanker serviks yang paling mudah diketahui adalah keduanya merupakan jenis penyakit berbahaya dan penyakit ini hanya menyerang kaum wanita saja, karena serangannya yang lebih tertuju kepada rahim yang hanya dimiliki oleh kaum wanita.

Selain persamaan endometriosis dan kanker serviks diatas, masih banyak persamaan lain yang bisa ditemukan dari dua jenis penyakit yang sama sekali berbeda ini. Banyak wanita yang merasa khawatir saat mengalami gejala endomertiosis takut dirinya mengalami kanker serviks, atau saat diketahui dirinya menderita endomertiosis muncul ketakutan penyakit itu akan bertambah parah menjadi kanker serviks.

Bahasan artikel ini akan lebih memfokuskan kepada persamaan endometriosis dan kanker serviks. Semoga bisa menjadi tambahan wawasan bagi Anda.

  1. Sama sama menyerang jaringan sel yang awal sehat sehingga menjadi abnormal dan sakit,
  2. Sama sama menyerang sistem kekebalan tubuh (imun) manusia.  Jadi, saat salah satu dari 2 jenis penyakit ini menyerang tubuh manusia, maka sistem kekebalan tubuhnya tidak bisa bekerja secara optimal akibat rusaknya sel sel penyerang sumber penyakit.

Walaupun persamaan endometriosis dan kanker serviks cukup banyak, namun ada juga perbedaan yang bisa dilihat, yaitu : sel kanker serviks menyebar melalui aliran darah, sedangkan endometriosis tidak.

Banyak wanita yang mengkhawatirkan mengalami kanker serviks saat didiagnosa menderita endometriosis adalah adanya kemungkinan sel kanker tumbuh dalam tubuh akibat jaringan sel tubuh rusak dengan tidak adanya sistem imun yang bekerja akibat dirusak oleh sel penyakit dari endometriosis. Karena itu, penanganan kanker serviks harus dilakukan lebih dini, karena jika sudah terlanjur parah akan sangat sulit sekali mengobatinya, kecuali melalui operasi atau pengangkatan.

Demikianlah informasi tentang persamaan endometriosis dan kanker serviks. Karena wanita adalah insan yang berpeluang terserang kedua penyakit ini, maka harus lebih protektif menjaga dirinya agar jangan sampai terserang, salah satunya adalah dengan mengetahui penyebab dan cara menghindarinya.

Benarkah Seks Bebas Menyebabkan Kanker Serviks

Kanker serviks bagi wanita merupakan penyakit yang cukup menakutkan, karena berdasarkan tinjauan statistik di negara maju, menyebutkan bahwa penyakit ini berada pada posisi keempat sebagai penyakit yang paling mematikan bagi wanita.  Dan berdasarkan data statistik di Indonesia, penyakit kanker serviks justru berada pada posisi pertama sebagai penyakit yang paling ganas dan mematikan. Ada pendapat menyebutkan bahwa seks bebas menyebabkan kanker serviks! Apakah itu benar atau hanya ucapan yang tidak bisa dipertanggungjawabkan?? Temukan jawabannya dengan menyelesaikan membaca artikel ini!

Penyakit yang dijuluki dengan “silent killer” ini timbul pada wanita karena infeksi virus HPV (Human Paviloma Virus). Walaupun pada dasarnya penyakit ini kemungkinan menjangkiti wanita yang sudah mencapai usia lebih dari 40 tahun, tetapi tidak menutup kemungkinan gadis muda pun bisa terserang penyakit ini, yang disebabkan oleh perilaku dan gaya hidup yang tidak sehat.

Human paviloma virus bisa ditularkan dimana saja, dan kapan saja. Salah satu cara penularan yang paling mudah adalah melalui hubungan seks yang dilakukan, terutama seks bebas. Misal, saat seorang wanita yang tidak pernah melakukan seks bebas, kemudian menikah dengan seorang pria yang mempunyai riwayat kurang baik dalam pergaulannya dengan sering bergonta ganti pasangan, maka ada kemungkinan wanita tersebut terserang kanker serviks. Wanita yang tidak pernah melakukan seks bebas saja memiliki kemungkinan terserang kanker serviks, apalagi jika sang wanita yang sering melakukan seks bebas tersebut? Tentu saja peluang dan kesempatannya semakin besar. Jadi, pendapat bahwa seks bebas menyebabkan kanker serviks memang benar adanya! Oleh karena itu, kita harus sebaiknya tetap setia pada pasangan syah kita dan menghindari seks bebas.

Untuk masalah pendeteksian gejala kanker serviks cukup susah dilakukan, karena dalam waktu 10 hingga 20 tahun semenjak perkembangan sel kanker dalam tubuh terjadi, baru gejala kanker tersebut terdeteksi. Dan sel kanker serviks akan mencapai puncak pertumbuhannya setelah 20 hingga 30 tahun.

Berikut adalah upaya pencegahan agar bisa terhindar dari penyakit kanker serviks :

  1. Hindari perilaku hidup yang tidak sehat seperti bergonta ganti pasangan saat berhubungan seks, karena seks bebas menyebabkan kanker serviks.
  2. Jaga dan rawat daerah kewanitaan Anda dan sistem reproduksi yang Anda miliki.
  3. Lakukan pengecekkan kesehatan bagi calon mempelai yang akan melangsungkan pernikahan, untuk mendeteksi ada tidaknya bibit penyakit kanker serviks tersebut.

Demikian penjelasan mengenai benar tidaknya pendapat yang menyebutkan bahwa seks bebas menyebabkan kanker serviks. Semoga bermanfaat J

Metode Terapi Kanker Serviks Yang Aman

Pernah dengar tentang kanker serviks? Kanker serviks, atau dikenal juga sebagai kanker leher rahim merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi Human Papilloma Virus (HPV). Kanker ini sering disebut sebagai “silent killer”, karena gejala awalnya seringkali tidak terdeteksi hingga sudah memasuki stadium lanjut. Mari kita kenali penyakit ini lebih dalam melalui metode terapi kanker serviks berikut ini.

Saat stadium dini, seringkali kanker serviks tidak menunjukkan gejala spesifik. Gejala baru terlihat pada stadium lanjut, antara lain berupa keputihan abnormal, perdarahan di luar siklus haid, perdarahan sesudah menopause, serta keluar cairan abnormal dari vagina. Resiko terkena kanker serviks akan lebih tinggi pada wanita berusia di atas 40 tahun, sering berganti pasangan seksual, sering melahirkan, tidak merawat kebersihan alat kelamin, memiliki riwayat infeksi berulang di daerah kelamin, atau pada wanita yang merokok.

Untuk mengatasi kanker serviks, terdapat beberapa metode terapi kanker serviks. Metode standar yang umumnya dilakukan adalah pengangkatan kanker, radioterapi dan kemoterapi. Pengangkatan kanker dilakukan pada kanker serviks stadium dini dengan metode cryosurgery, bedah laser, atau konisasi. Bila dirasa perlu, pengangkatan kanker bisa diikuti dengan pengangkatan rahim. Untuk kanker serviks yang sudah memasuki stadium awal, biasanya diatasi dengan radioterapi menggunakan radiasi sinar berenergi tinggi (seperti sinar X) untuk membunuh sel-sel kanker. Kemoterapi dilakukan untuk mengatasi kanker serviks stadium lanjut, dengan pemberian obat melalui infus ke pembuluh darah atau secara oral. Tak hanya terapi medis, penderita juga bisa melakukan terapi komplementer menggunakan obat herbal.

Bagaimana cara menghindari kanker serviks? Yang terutama adalah menjaga kebersihan, terutama kebersihan segala sesuatu yang berhubungan dengan alat kelamin. Hal yang bisa dilakukan antara lain adalah membersihkan bibir kloset dengan tisu, jangan membersihkan alat kelamin menggunakan air kotor, jangan berhubungan seksual dengan banyak partner, hindari berhubungan seksual selama masa menstruasi, serta banyak mengonsumsi vitamin A, C, dan E dan asam folat. Untuk melakukan deteksi secara dini, lakukan pemeriksaan IVA (Inspeksi Visual dengan Asam Asetat) atau papsmear secara rutin minimum setahun sekali, agar metode terapi kanker serviks dapat dilakukan sedini mungkin.

Jenis Makanan Sehat Anti Kanker

Kanker merupakan salah satu penyakit berbahaya pertama di dunia karena hampir sebagian besar pengidap kanker selalu berujung pada kematian. Untuk pencegahannya, pengobatan medis dan olahraga saja tidak cukup, dibutuhkan nutrisi dan asupan gizi yang tepat untuk membantu mencegah berkembangnya sel kanker dalam tubuh. Caranya adalah dengan menerapkan pola makan sehat dan teratur. Beberapa jenis makanan sehat anti kanker dibawah ini adalah yang bisa diikuti, silahkan disimak.

Pengaturan pola makan yang sehat bagi pengidap kanker merupakan salah satu solusi mencegah berkembangbiaknya sel kanker dalam tubuh, makanan dibawah ini adalah jenis makanan sehat anti kanker yang bisa membantu, yaitu :
1. Labu kuning yang mengandung karotenoid (betakaroten) karbohidrat, kalium, kalsium, posfor dan asam folat mampu membantu membunuh sel kanker. Warna kuning pada labu menandakan kandungan betakaroten yang sangat tinggi.

2. Kedelai adalah jenis kacang-kacangan yang mengandung protein tinggi. Kedelai mengandung zat aktif pelawan kanker yang bernama genistein. Pada sebuah penelitian disebutkan bahwa genistein mampu melemahkan perkembangbiakan sel kanker hingga mematikan sel tersebut.

3. Sayur bayam merah atau hijau, sayuran yang mengandung zat antioksidan yang cukup tinggi ini juga memiliki kandungan fitonutrisi yang mampu melemahkan pertumbuhan sel kanker.

4. Bawang putih mengandung zat arginine,flavonoid dan selenium yang berfungsi sebagai antioksidan dan antiradang. Baunya yang menyengat mengandung allyil sulfur yang berfungsi memperlambat pertumbuhan sel kanker.

5. Wortel. Warna kuning pada sayuran ini menandakan bahwa memiliki kandungan betakaroten yang sangat tinggi yang berfungsi sebagai penangkal radikal bebas yang bersifat karsinogen.

Ketika seseorang dinyatakan mengidap kanker, terlepas sudah memasuki stadium awal, tengah atau akhir, setidaknya pencegahan terhadap penyakit tersebut tetap bisa dilakukan. Dengan terus menanamkan rasa optimisme pada penderita kanker, tetap ada peluang walau sekecil apapun untuk menuju kesembuhan. Jadi, ayo jangan tunggu sel kanker mengakhiri hidup anda, silahkan lakukan pencegahannya dengan pola makan sehat melalui jenis makanan sehat anti kanker diatas.

Akibat yang Ditimbulkan Kanker Serviks

Kanker serviks adalah jenis penyakit yang menyerang bagian bawah uterus yang disebut serviks atau uterin serviks. Serviks ini terhubung dengan bagian atas uterus dimana janin berkembang dan tumbuh. Kanker ini termasuk jenis kanker yang tumbuh dengan lambat dan memerlukan waktu lama untuk berkembang. Gejalanya hampir tak terlihat namun akibat kanker serviks bisa terlihat.

Karena gejalanya tidak terlihat maka pemeriksaan kanker serviks biasanya dengan mendiagnosa kemunculan sel yang tidak biasa dilihat dengan mikroskop. Sel ini bisa berubah menjadi membahayakan namun tidak memiliki efek samping dan seringkali bisa hilang tanpa perawatan khusus. Bahkan ketika sel ini berubah menjadi tumor pun seringkali gejalanya tetap tidak terlihat.

Ketika kanker tumbuh dan bersifat invasive maka dampaknya akan muncul pada rasa sakit di vagina, pendarahan yang tidak biasa (selama menstruasi atau pendarahan setelah menopause atau ketika berhubungan intim), mengalami rasa sakit ketika urinasi, sakit pinggang dan punggung, kehilangan berat badan, pendarahan dari kantung kemih dan anemia.

Akibat kanker serviks ini secara umum termasuk berat dan sulit dirawat. Karena kurangnya gejala yang terlihat di awal pertumbuhan, maka Anda para wanita harus melakukan pemeriksaan papsmear secara teratur untuk agar bisa mendeteksi perubahan sel sebelum kanker kemudian dirawat lebih dini.

Ketika kanker serviks berkembang di tahap awal, biasanya mudah diobati dengan efek samping yang sedikit. Perawatan awal biasanya termasuk membuang sel pre kanker menggunakan alat medis terbuat dari baja yang dimasukkan ke dalam serviks. Cara ini digunakan untuk memanaskan jaringan dan membuang sel kanker. Pengobatan seperti ini tidak memunculkan efek samping yang lama, serviks bisa terselamatkan.

Dengan tidak adanya gejala di tahap awal, banyak wanita tidak menyadari hal ini sehingga kehilangan kesempatan memiliki seorang anak akibat kanker serviks yang mereka derita. Maka, jagalah kesehatan diri Anda dengan memeriksakan organ vital Anda secara berkala ke dokter. Setidaknya setahun sekali Anda bisa menganggarkan dana untuk pemeriksaan papsmear. Meskipun tidak murah tetapi pemeriksaan ini sangat penting bagi kehidupan Anda. Mari jaga kesehatan kita dengan baik.