Category Archives: Diabetes

Kenali Gejala Polidipsi

Di dalam kehidupan, kita sebagai insan manusia tidak terlepas dari yang namanya air. Bukan hanya kita, makhluk lain seperti halnya binatang dan tumbuh-tumbuhan juga sangat bergantung pada air. Itulah sebabnya muncul istilah air merupakan sumber dari kehidupan itu sendiri. Tanpa air, makhluk apapun di muka bumi ini tidak akan mampu bertahan hidup dalam waktu yang panjang. Air, selain diminum, juga seringkali kita gunakan dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari seperti untuk mandi, mencuci pakaian, dan sebagainya. Banyak sekali manfaat yang diperoleh dari mengkonsumsi air putih, seperti memperlancar sistem pencernaan, menjaga kesehatan kulit, mencegah timbulnya berbagai macam penyakit, hingga berguna bagi kesehatan jantung.

Namun ketika seseorang selalu merasakan haus dibandingkan orang yang normal pada umumnya, dan mengkonsumsi air putih dengan kadar yang di atas normal, maka hal ini patut diwaspadai. Kemungkinan besar orang tersebut tengah mengidap gejala polidipsi.

Secara umum, polidipsi merupakan salah satu dari tiga gejala awal penyakit diabetes mellitus. Bagi mereka yang mengidap polidipsi biasanya akan merasakan haus yang tak tertahankan, dan cenderung memiliki hasrat yang tidak terkontrol untuk minum sebanyak-banyaknya.

Gejala polidipsi muncul setelah diawali dengan gejala poliurie (banyak buar air kecil). Akibatnya tubuh akan terus mengalami dehidrasi sehingga menuntut seseorang untuk terus-menerus minum air di luar batas normal. Pada dasarnya, ukuran rata-rata manusia dalam mengkonsumsi air putih adalah sebanyak 2 liter perhari atau setara delapan gelas ukuran medium. Sedangkan bagi mereka yang mengalami gejala polidipsi, biasanya mampu menghabiskan jatah air lebih dari 2 liter setiap harinya.

Bila sudah begitu, orang tersebut akan mengatasi rasa hausnya dengan minum air yang dingin, manis, dan dalam jumlah yang banyak. Segera lakukan pemeriksaan pada tekanan gula darah Anda untuk mengantisipasi adanya gejala diabetes sebelum terlambat. Perhatikan bahwa apabila kadar gula dalam darah berada pada kisaran di atas angka 160 ml/dl, maka bisa dipastikan dokter akan mengindikasikan bahwa Anda mengalami diabetes atau kencing manis.

Kenali Beberapa Gejala Diabetes, Mungkin Anda Salah Satunya

Diabetes Mellitus adalah salah satu penyakit degeneratif , yang merupakan salah satu penyakit di dalam sepuluh besar penyakit di Indonesia. Pada tahun 1996 tercatat jumlah penderita Diabetes Mellitus di Indoneisa lebih kurang 5 juta jiwa.

Menurut WHO Diabetes mellitus (DM) didefinisikan sebagai suatu penyakit atau gangguan metabolisme kronis dengan multi etiologi yang ditandai dengan tingginya kadar gula darah disertai dengan gangguan metabolisme karbohidrat, lipid dan protein sebagai akibat insufisiensi fungsi insulin. Insufisiensi fungsi insulin dapat disebabkan oleh gangguan atau defisiensi produksi insulin oleh sel-sel beta Langerhans kelenjar pankreas, atau disebabkan oleh kurang responsifnya sel-sel tubuh terhadap insulin.

Diabetes seringkali muncul tanpa gejala. Namun demikian ada beberapa gejala yang harus diwaspadai sebagai isyarat kemungkinan diabetes. Gejala tipikal yang sering dirasakan penderita diabetes antara lain poliuria (sering buang air kecil), polidipsia (sering haus), dan polifagia (banyak makan/mudah lapar). Selain itu sering pula muncul keluhan penglihatan kabur, koordinasi gerak anggota tubuh terganggu, kesemutan pada tangan atau kaki, timbul gatal-gatal yang seringkali sangat mengganggu (pruritus), dan berat badan menurun tanpa sebab yang jelas.

Pada DM Tipe I gejala klasik yang umum dikeluhkan adalah poliuria, polidipsia, polifagia, penurunan berat badan, cepat merasa lelah (fatigue), iritabilitas, dan pruritus (gatal-gatal pada kulit).

Pada DM Tipe 2 gejala yang dikeluhkan umumnya hampir tidak ada. DM Tipe 2 seringkali muncul tanpa diketahui, dan penanganan baru dimulai beberapa tahun kemudian ketika penyakit sudah berkembang dan komplikasi sudah terjadi. Penderita DM Tipe 2 umumnya lebih mudah terkena infeksi, sukar sembuh dari luka, daya penglihatan makin buruk, dan umumnya menderita hipertensi, hiperlipidemia, obesitas, dan jugw komplikasi pada pembuluh darah dan syaraf.

Diagnosis klinis DM umumnya akan dipikirkan apabila ada keluhan khas DM berupa poliuria, polidipsia, polifagia, dan penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan penyebabnya. Keluhan lain yang mungkin disampaikan penderita antara lain badan terasa lemah, sering kesemutan, gatal-gatal, mata kabur, disfungsi ereksi pada pria, dan pruritus vulvae pada wanita.

Temukan Gejala Penyakit Polifagia Serta Cara Pengobatannya

Sebagian besar orang tentu jarang mendengar istilah Polifagia? Padahal, penyakit ini sebenarnya ada pada salah satu bagian dari sebuah nama penyakit yang sudah pasti kita kenal selama ini. Jika merujuk pada istilah Polifagia sendiri, kata tersebut berasal dari Bahasa Yunani yakni Poli dengan arti sesuatu yang cukup banyak. Sedangkan Fagia berasal dari kata Fago yang bisa diartikan sebagai Makan. Dengan begitu, arti Polifagia adalah terganggunya sistem metabolisme tubuh seseorang yang mengakibatkan orang tersebut selalu merasa lapar padahal sudah makan. Gejala Penyakit Polifagia ini memang sering ditemui pada beberapa orang yang memiliki penyakit Diabetes Mellitus (Penyakit Gula).

Gejala Umum Penyakit Polifagia

Banyak yang menduga bahwa Penyakit Polifagia ini merupakan tanda-tanda awal bahwa anda bakal terkena Diabetes Mellitus. Alasannya, ada beberapa faktor gejala penyakit polifagia yang hampir sama dengan gejala Diabetes Mellitus. Berikut Gejala Penyakit Polifagia yang harus anda ketahui :

  1. Pandangan mata penderita biasanya akan terasa kabur atau buram.
  2. Timbul rasa ingin makan yang luar biasa.
  3. Setiap habis melakukan kegiatan olahraga, penderita akan merasakan pusing kepala, ingin merasa muntah, dan secara tiba-tiba daya tahan tubuh menurun secara drastis.
  4. Setelah diteliti lebih lanjut, gejala penyakit Polifagia tersebut rata-rata menyerang manusia di usia 40 keatas.

Dengan begitu, agar bisa terhindar dari penyakit polifagia, kita semua harus berkomitmen untuk selalu mengkonsultasikan kondisi kadar gula yang kita miliki agar bisa terdeteksi sedini mungkin. Tidak hanya itu saja, kita juga wajib mengurangi konsumsi bahan makanan yang memiliki kandungan gula buatan. Jika anda masih ingin merasakan makanan yang manis, maka sebaiknya mencari makanan yang bisa memberikan rasa manis alami misalnya buah-buahan.

Pengobatan Penyakit Polifagia secara Medis dan Herbal

Dalam pengobatan secara medis, biasanya obat yang diberikan hampir sama dengan yang dianjurkan untuk penderita Diabetes Mellitus yakni OHO atau Obat Hipoglikemik. Ya, obat tersebut nantinya akan langsung memperbaiki kerja dari sistem insulin kita serta merangsang kembali agar produksi insulin dalam darah bisa meningkat. Sedangkan pengobatan secara herbal ternyata juga dilakukan karena banyak yang menganggap bahwa dengan Obat hanya bisa menekan kadar gula saja tapi Penyakit Polifagia sendiri tidak bisa dihentikan. Penanganan ini dilakukan dengan cara mencari sumber penyakit lalu memperbaiki kerja insulin serta mengembalikan fungsi dari organ yang selama ini bekerja di sistem peredaran tubuh kita.

Setelah anda mengenal Penyakit Polifagia melalui gejala-gejala yang ditimbulkan dan pengobatannya, oleh karenanya mulai saat ini anda sudah harus menjaga pola hidup. Tentunya dengan menjaga pola makan agar bisa terhindar dari resiko penyakit yang ditakuti didunia yakni Diabetes Mellitus. Juga harus diperhatikan bagi penderita yang mengobati penyakitnya melalui medis ialah lebih memperhatikan kedisiplinan dalam mengonsumsi obatnya agar bisa cepat sembuh sesuai anjuran dokter. Semoga artikel ini bermanfaat.

Penjelasan Singkat Tentang Diet Penyakit Diabetes

Anda penderita diabetes? Sudahkah Anda melakukan upaya diet penyakit diabetes sebagai salah satu langkah untuk mengurangi dampak buruk dari diabetes? Jika tidak, maka artikel ini akan membahas secara singkat, jelas dan padat tentang diet yang cocok dilakukan oleh penderita diabetes. Semoga setelah mengetahuinya, kita jadi terdorong untuk menjalankannya sehingga bisa sembuh dari penyakit diabetes.

Diet penyakit diabetes penting untuk dilakukan mengingat perkembangan zaman yang semakin mengarah kepada hal hal yang praktis dan kurang sehat, baik berbagai jenis makanannya, gaya hidupnya, serta faktor penurunan riwayat penyakit. Diabetes akan dialami manusia saat kadar gula darah mengalami peningkatan di luar batasan. Jadi, diet penyakit ini bertujuan untuk mengurangi kadar tersebut agar tidak terjadi hal hal yang tidak diharapkan.

  • Berbagai makanan yang harus dihindari

Saat Anda divonis menderita diabetes, maka merokok adalah hal yang sangat tidak dianjurkan. Alasannya adalah kandungan zat dalam rokok bersifat racun dan membuat penyerapan aneka nutrisi dari makanan menjadi terhambat.

Untuk aneka makanan dan minuman yang mengandung gula atau pemanis sebaiknya dikurangi karena kalau hal tersebut tidak dibatasi akan membuat kadar gula dalam darah semakin meningkat.

  • Pola hidup sehat untuk penderita diabetes

Diet penyakit diabetes bisa diantisipasi dengan menjalankan pola hidup sehat, antara lain dengan melakukan olahraga secara teratur minimal 30 menit dalam sehari, dan 3 sampai 4 kali dalam seminggu. Kegiatan olahraga sangat bermanfaat untuk meningkatkan fungsi organ tubuh seperti jantung, paru paru, dan otot, bisa juga melancarkan peredaran darah, dan bisa membakar gula dalam darah sehingga tersublimasi menjadi energi. Pilihan olahraga yang tepat bagi penderita diabetes adalah jogging, bersepeda, berenang dan jalan cepat.

Pola makan yang sehat pun termasuk ke dalam pola hidup sehat. Khusus bagi penderita diabetes, maka diet penyakit diabetes mengharuskan penderitanya untuk mengkonsumsi makanan dengan takaran tertentu dengan jadwal yang teratur. Kalau dipersentasikan, maka ukuran menu makanan yang tepat adalah 60 % karbohidrat, 20 – 25 % lemak, dan 10 – 15 % protein.

Memang diet penyakit diabetes ini akan membuat siapapun merasa kurang leluasa dan tidak nyaman, akan tetap jika diet ini bisa dilakukan dengan baik dan benar maka Anda dapat sembuh dari penyakit diabetes. Selamat mencoba dan semoga bermanfaat. 🙂

Cukupi Kebutuhan Magnesium Untuk Mencegah Berbagai Penyakit

Magnesium adalah sejenis mineral yang kandungannya cukup banyak di dalam tubuh. Hal itu memang dibutuhkan agar tubuh tetap dalam kondisi sehat dan terhindar dari berbagai penyakit. Saat kandungan magnesium dalam tubuh berkurang atau asupannya hanya sedikit, maka akan muncul berbagai kemungkinan timbulnya penyakit. Oleh karena itu, kita harus mempertimbangkan menu makanan yang mengandung magnesium untuk mencegah berbagai penyakit.

Beberapa jenis penyakit yang bisa dicegah dengan memenuhi kebutuhan magnesium adalah sebagai berikut :

1. Osteoporosis

Kepadatan tulang yang menurun atau keroposnya tulang salah satunya disebabkan ileh kurangnya magnesium dalam tubuh, karena magnesium merupakan salah satu unsur mineral penyusun tulang yang utama. Jadi, jika Anda ingin terhindar dari osteoporosis, maka cukupi kebutuhan kalsium dan magnesium Anda.

2. Lemah dan tidak bertenaga

Magnesium pun bisa menjaga agar fungsi otot bekerja normal. Saat Anda merasa kekuatan otot berkurang, hal itu disebabkan terjadinya defisiensi magnesium dalam tubuh Anda.

3. Terganggunya metabolisme

Awal mula kemunculan gangguan kesehatan adalah dikarenakan terganggunya metabolisme. Dan salah satu yang membuat terganggunya metabolisme adalah kurangnya magnesium dalam tubuh, dikarenakan magnesium memiliki peran yang sangat penting dalam membantu tubuh melakukan sintesis protein, mengaktifkan enzim metabolisme, dan menghasilkan energi untul sel. Oleh karena itu, cukupi kebutuhan magnesium untuk mencegah berbagai penyakit, karena metabolisme kita lancar dan sehat.

4. Gangguan pencernaan

Mediasi dari proses pencernaan bisa didukung dengan kecukupan magnesium. Dengan memenuhi kebutuhannya, maka kita bisa tercegah dari penyakit konstipati, kram perut, muntah, flatulen dan nyeri perut.

5. Diabetes

Magnesium pun sangat berperan dalam mengendalikan dan mengontrol kadar gula darah. Reaksi insulin yang terjadi bisa ditingkatkan dengan magnesium, sehingga kadar glukosa terkendali dan Anda bisa terhindar dari penyakit diabetes.

6. Hipertensi / tekanan darah tinggi

Magnesium pun berperan penting dalam mengendalikan dan mengontrol tekanan darah. Tidak sedikit orang yang mengalami hipertensi atau tekanan darah tinggi dikarenakan terjadinya defisiensi magnesium dalam tubuhnya. Dengan mencukupi kebutuhan magnesium, Anda bisa mengontrol tekanan darah, juga bisa menghindari terjadinya komplikasi hipertensi.

Itulah beberapa penyakit yang bisa dicegah jika kita memperhatikan kadar magnesium dalam tubuh kita. Pilih makanan tepat yang mengandung magnesium untuk mencegah berbagai penyakit datang melanda.

Yang Harus Dikonsumsi Dan Dihindari Di Program Diet Penyakit Diabetes

Ada beberapa jenis makanan yang harus dikonsumsi dan harus dihindari saat seseorang menjalankan program diet penyakit diabeter. Hal tersebut harus dijadikan aturan yang harus diikuti agar tujuan diet bisa tercapai lebih maksimal, yaitu kesehatan yang senantiasa terjaga.

Yang Harus Dikonsumsi Di Program Diet Penyakit Diabetes

  1. Konsumsi makanan berkabohidrat yang sehat, seperti sayuran segar, buah buahan, gandum utuh, kacang hijau, kacang merah, serta susu low fat (rendah lemak).
  2. Makanan berserat tinggi, seperti kacang kacangan, buah, sayuran segar, wheat bran, dan whole whear.
  3. Makanan yang mengandung omega 3, seperti ikan laut. Konsumsi paling sedikit seminggu 2 kali dan agar mendapatkan hasil lebih maksimal dan seutuhnya, sebaiknya hindari mengolahnya dengan cara menggoreng.
  4. Makanan yang mengandung lemak, yang baik. Lemak jenis jenuh tunggal dan ganda adalah pilihan yang tepat. Kandungan tersebut bisa didapat dari makanan seperti minyak canola, walnut, alpukat, dan kacang almond. Lemak jenis ini sangat baik dalam membantu tubuh dalam mengontrol kadar gula darah dan kolesterol di dalam darah. Konsumsi jenis lemak tersebut untuk mendapatkan manfaatnya, tetapi perhatikan kuantitasnya agar tidak terlalu banyak kalori yang masuk.

Yang Harus Dihindari Di Program Diet Penyakit Diabetes

  1. Makanan yang mengandung lemak jenuh, seperti pada protein hewani, susu full cream, daging olahan dan daging merah.
  2. Makanan yang mengandung lemak trans, yang biasa ditemukan pada margarin, makanan olahan, dan snack.
  3. Hindari asupan kolesterol dan garam yang tidak terkontrol. Jika diinginkan, Anda masih boleh menggunakannya, hanya dalam kadar yang dijaga. Untuk ukuran kolesterol, patokannya adalah jangan lebih dari 200 mg/hari.

Melakukan diet penyakit diabetes bukanlah hal yang menyenangkan, tapi mau tidak mau orang yang terlanjut memiliki penyakit ini harus mengikuti aturan makanan di atas, baik yang harus dikonsumsi maupun yang harus dihindari.

Semoga informasi tentang diet penyakit diabetes ini bermanfaat untuk Anda dan menambah wawasan Anda tentangnya. Salam sehat selalu 🙂

Khasiat Minyak Zaitun Untuk Kesehatan

Minyak zaitun memang memiliki banyak manfaat dan khasiat yang baik dalam kehidupan ini, terutama untuk kesehatan tubuh. Ingin tahu lebih lanjut tentang khasiat minyak zaitun untuk kesehatan? Maka silahkan untuk menyelesaikan membaca artikel ini, karena isinya akan membahas tentang berbagai khasiat yang dimiliki zaitun untuk kesehatan tubuh kita. Selamat menyimak!

Banyak orang memanfaatkan minyak zaitun sebagai bahan membuat obat herbal sebagai pencegah atau pengobatan berbagai jenis penyakit. Silahkan Anda cermati beberapa merk produk herbal yang sudah beredar di Indonesia dan memiliki jaminan kesehatan dari BPOM, mungkin dari sekian banyak yang diperiksa, kebanyakan memiliki kandungan minyak zaitun sebagai bahan alaminya. Berikut adalah beberapa jenis penyakit yang bisa disembuhkan dengan memanfaatkan khasiat minyak zaitun :

  1. Penyakit jantung

Untuk Anda yang memiliki resiko terkena penyakit jantung, maka berhati hatilah dan kurangi resiko tersebut dengan memanfaatkan minyak zaitun. Kandungan antioksidan nabati yang dimiliki minyak zaitun sangat tinggi, sehingga dengan Anda terbiasa untuk meminumnya 2 sendok dalam sehari, maka resiko penyakit jantung akan bisa dikurangi.

  1. Kanker

Penyakit ganas yang ditakuti banyak orang ini disebabkan oleh terjadinya kerusakan sel pada tubuh. Agar bisa meminimalisir kemungkinan tubuh terjangkit kanker, maka Anda bisa menggunakan minyak zaitun sebagai obatnya. Kandungan fenol yang terdapat pada minyak zaitun bisa mencegah kerusakan sel tubuh.

  1. Arttritis

Khasiat minyak zaitun juga bisa mengobati penyakit arttritis, atau rasa nyeri di sendi dan keroposnya tulang. Kandungan zat prostaglandin yang terdapat pada minyak zaitun-lah yang bisa membuat kita terhindar dari penyakit ini.

  1. Diabetes

Selain kandungan di atas, minyak zaitun juga memiliki kandungan lemak tak jenuh tunggal. Manfaat kandungan ini untuk tubuh adalah bisa menurunkan dan mengurangi kadar gula yang terdapat dalam darah, sehingga resiko terserang diabetes bisa dihindari.

Itulah beberapa kandungan pada minyak zaitun yang membuatnya sangat berkhasiat untuk kesehatan dan mengobati beberapa penyakit di atas. Semoga informasi singkat tentang khasiat minyak zaitun ini bisa bermanfaat untuk Anda.

Cara Mengobati Diabetes dengan Mengatur Pola Makan

Penyakit diabetes adalah penyakit yang berkaitan dengan kadar gula di dalam darah. Hal ini berhubungan dengan kadar insulin yang dihasilkan oleh pankreas yang menurun sehingga gula yang ada di dalam darah menjadi lebih lambat atau bahkan tak mampu untuk diubah menjadi energi. Di mana energilah yang dibutuhkan manusia untuk melakukan segala aktivitasnya. Salah satu cara mengobati diabetes adalah dengan mengatur pola makan kita.

Penyakit diabetes memang sangat dihubungkan dengan pola makan yang kita terapkan. Untuk itu, dalam mengobati diabetes juga harus dikembalikan kepada pola makan kita. Berikut adalah pola makan yang dapat diterapkan sebagai cara mengobati diabetes.

1. Konsumsi makanan sesuai dengan kalori yang dibutuhkan
Ini adalah hal utama yang harus diterapkan. Jadi setiap kali kita makan maka jumlah makanan yang dikonsumsi haruslah disesuaikan dengan kebutuhan kalori tubuh. Hal ini untuk menjaga tidak adanya tumpukan atau timbunan lemak berlebih yang ada di dalam tubuh sehingga dapat memicu naiknya kadar gula di dalam darah,
Kalaulah merasa lapar dengan cepat maka itu bukanlah masalah. Malah lebih baik untuk makan lebih sering dalam jumlah yang sedikit dibandingkan dengan makan dalam porsi yang lebiah besar.

2. Periksa kandungan zat makanan dari setiap jenis makanan
Diabetes memang berhubungan dengan ketidakmampuan gula di dalam darah untuk diubah menjadi enegri. Hal ini kemudian berkaitan dengan sumber makanan penghasil gula ini. maka dari itu harus diperhatikan makanan yang menjadi sumber gula dengan kadar yang tinggi dan makanan jenis ini haruslah dihindari.
Misalnya adalah makanan yang manis atau mengandung gula pasir dalam jumlah yang banyak. Atau juga karbohidrat sederhana yang membutuhkan lebih banyak waktu dalam proses pencernaanny dibandingkan dengan karbohidrat kompleks.
Juga hindarkan makan makanan yang banyak mengandung lemak atau natrium yang hanya akan meningkatkan kadar gula di dalam darah.

Adalah hal yang amat mudah sebagai cara mengobati diabetes dengan mengatur pola makan yang kita miliki. Hanya butuh sebuah tekad yang kuat untuk menerapkan pola makan yang baik dan tepat.

Hindari Was-was dengan Makanan Diabetes

Seseorang yang memiliki penyakit diabetes memang perlu merasa was-was atau khawatir terhadap kondisi tubuhnya. Jika salah mengkonsumsi makanan maka kadar gula dalam darah bisa naik yang mengakibatkan penyakit diabetes akan semakin parah. Oleh karena itu, agar tidak semakin parah maka sangat dianjurkan untuk mengkonsumsi makanan diabetes.

Yang perlu mendapatkan perhatian serius dalam penyakit diabetes adalah kadar gula dalam darah. Jika kadar gula dalam darah meningkat maka kondisi tubuh pasien akan semakin gawat. Namun jika kadar gula darah dalam tubuh menurun hingga ke angka normal maka hal tersebut bisa berdampak positif bagi kesembuhan pasien.

Semua itu tidak terlepas dari asupan makanan yang dikonsumsi oleh tubuh. Hal ini berkaitan dengan banyaknya kalori yang dibutuhkan tubuh dalam satu waktu. Untuk menghindarkan kadar gula di dalam darah naik secara drastis maka haruslah dikontrol jumlah makanan yang masuk k edalam tubuh agar tidak melampaui jumlah kalori yang dibutuhkan oleh tubuh.

Sehingga yang harus diperhatikan dalam menyusun makanan diabetes adalah melihat komposisi kandungan yang dimiliki oleh setiap jenis makanan tersebut. Apakah kandungannya dapat membantu tubuh untuk lebih dapat mengolah kadar gula di dalam darah atau justru hanya akan semakin menumpuk gula di dalam darah.

Maka dari itu, tak perlu merasa khawatir atau was-was menentukan jenis makanan apa yang baik untuk penderita diabetes. Makanan yang paling tepat untuk penderita diabetes adalah jenis karbohidrat kompleks, serta harus menghindari konsumsi terus-menerus dari karbohidrat sederhana. Maka dari itu amat dianjurkan untuk menganti menu nasi putih dengan beras merah, jagung, kentang, ubi jalar, singkong, gandum atau sagu. Juga makanan yang kaya akan serat amat baik untuk penderita diabetes.

Salah satu jenis makanan yang kaya akan serat adalah buah. Terlebih, lebih baik mengkonsumsi buah yang banyak mengandung magnesium atau proxeronin. Di mana magnesium dapat digunakan untuk menurunkan kadar gula di dalam darah. Dan proxeronin mampu untuk membuat pankreas lebih berfungsi dengan lebih baik lagi.

Itulah beberapa jenis makanan diabetes yang amat dianjurkan dikonsumsi oleh penderita diabetes. Tak perlu was-was lagi dalam memilih makanan yang baik untuk penderita diabetes.

Cara Murah Menyembuhkan Diabetes

638177_pestle_and_mortar

Penyakit diabetes termasuk salah satu penyakit yang cukup berbahaya. Terlalu berbahayanya penyakit diabetes sehingga disandingkan dengan penyakit lainnya seperti kanker dan jantung. Kedua penyakit tersebut mampu merenggut nyawa seseorang. Meskipun demikian ada cara alami untuk menyembukan diabetes.

Penyakit diabetes adalah sebuah penyakit yang disebabkan oleh tingginya kandungan gula dalam darah. Terlalu tingginya kandungan gula dalam darah sehingga menyebabkan pankreas bekerja terlalu keras untuk memproduksi insulin. Pada akhirnya pankreas tidak mampu memproduksi insulin.

Jika sudah demikian maka akan menimbulkan berbagai penyakit komplikasi yang lainnya. Biasanya adalah penyakit jantung, berkurangnya penglihatan, dan gagal ginjal. Tentu saja hal tersebut jika dibiarkan akan mampu merenggut nyawa dari penderitanya.

Penyakit diabetes lebih disebabkan oleh gaya hidup yang kurang sehat dari penderitanya. Terlalu banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung gula menjadi penyebab terjadinya diabetes. Selain itu, mengkonsumi karbohidrat sederhana seperti nasi putih yang berlebihan juga bisa menyebabkan terjadinya diabetes.

Langkah untuk penyembuhan penyakit diabetes sendiri bisa dilakukan dengan dua cara yakni alami dan penyuntikkan insulin. Untuk penyuntikkan insulin ke dalam tubuh akan terus dilakukan hingga kadar gula dalam darah kembali normal. Namun biaya yang dikeluarkan tidak bisa dikatakan murah.

Sedangkan bagi mereka yang memiliki kondisi perekonomian yang kurang baik maka bisa memilih cara alami karena murah dan aman. Berikut adalah beberapa tumbuhan di sekitar kita yang bisa dijadikan sebagai obat untuk menyembuhkan diabetes.

1. Pare
Sayuran yang terkenal dengan rasa pahitnya ini mampu untuk menyembuhkan penyakit diabetes yang sedang diderita oleh seseorang. Caranya pun cukup mudah yakni blender pare yang telah dibuang isinya. Disarankan hanya meminum sebanyak setengah gelas biasa saja karena jika terlalu banyak maka bisa menyebabkan diare.

2. Brotowali
Tanaman yang satu ini juga dikenal sebagai tanaman obat yang memiliki cita rasa pahit yang luar biasa. Untuk pemanfaatan sebagai obat diabetes pun cukup mudah yakni rebus bagian akar atau batang lalu minum air hasil rebusan tersebut setiap hari.

Kedua tanaman ini memang mampu menyembuhkan seseorang dari penyakit diabetes secara alami dan murah jika dibandingkan dengan suntik insulin. Meskipun demikian jika tidak didukung dengan pola hidup yang sehat maka langkah menyembuhkan diabetes dengan obat herbal inipun akan percuma.