Category Archives: Kesehatan Mulut & Gigi

Redakan Radang Amandel Dengan Ramuan Tradisional

Terkena radang amandel cukup menyakitkan, dileher terasa nyeri, apalagi dipakai untuk menelan makanan dan minuman.  Gangguan kesehatan ini bisa menyerang siapa saja, baik  orang tua maupun  anak muda.  Gangguan radang amandel memaksa siapa pun harus beristirahat total, berpantangan terhadap makanan dan minuman tertentu.

Radang amandel disebabkan oleh tonsil / amandel yang membengkak akibat iritasi  maupun  faktor pola makan yang tidak sehat.  Amandel merupakan organ yang terdapat pada pangkal mulut bagian dalam, terletak di kanan dan kiri.

Apabila radang amandel atau tonsillitis sering kambuh  dan berubah parah, maka tak ada jalan lain, selain dioperasi untuk pengangkatan tonsil.

Oleh karena itu guna menghindari keputusan terburuk, ada cara alternatif mengobati radang tonsillitis dengan cara tradisional.  berikut ini ada beberapa jenis pengobatan herbal yang bisa Anda coba :

  • Kacang hijau

Rutin minum air seduhan kacang hijau ternyata cukup efektif menyembuhkan radang tonsil dan mencegahnya agar tidak kambung dalam jangka panjang. Caranya ambil tiga senduk makan kacang hijau, kemudian dicuci hingga bersih. Selanjutnya masukan dalam satu gelas air panas. Diamkan sejenak hingga dingin, kemudian diminum. Lakukan rutin setiap hari pagi dan malam.

  • Garam dan perasan jeruk nipis

Campuran air perasan jeruk nipis  dan garam cukup efektif meredakan nyeri pada saat radang tenggorokan kambuh. Caranya pembuatannya cukup mudah, siapkan air matang sebenyak satu gelas / 250 ml.  garam dapur sebanyak satu sendok teh, dan satu butir air perasan jeruk nipis.    Langkah pertama campuran perasan air jeruk nipis pada air matang dan garam.

  • Teh chamomile

Alternatif lain adalah diobati dengan minum teh  chamomile.   Minuman ini terbuat dari pucuk daun chamomile, cukup efektif meredakan radang.

  • Sari cuka apel

Sari cuka apel mengandung senyawa yang bersifat anti inflamasi atau anti peradaan. Cukup ampuh menyembuhkan radang serta meredakan rasa nyeri pada tenggorokan.  Obat herbal ini terbuat dari air perasaan apel hijau yang difermentasikan.   Obat herbal ini banyak tersedia di toko –toko obat, dengan berbagai jenis ukuran dan merk.

Tips Menjaga Kesehatan Gigi Anak

Ketika gigi susu pada anak sudah mulai muncul. Saat itu Anda selaku orang tua harus memperhatikan kebersihan dan kesehatan gigi anak.   usahakan saat mandi balita Anda sudah mulai dikenalkan bagaimana cara menyikat gigi.

Mengapa kebersihan gigi harus dimulai dari balita, karena gigi susu mudah sekali rusak atau berlobang karena faktor makanan dan minuman yang mengandung gula.  Apabila tidak rutin dibersihkan dengan pasta gigi. Akibatnya akan cepat berlobang dan gigis.

 Berikut ini tips bagiamana cara menjaga kesehatan gigi pada anak :

  • Kurangi makanan manis

Hindari terlalu banyak mengonsumsi makanan atau minuman yang mengandung banyak gula.  Makanan tersebut tidak baik dan dapat menyebabkan gigi rusak.

  • Jangan biasakan minum atau makan makanan manis sebelum tidur

Jangan biasakan makan dan minum yang terlalu manis menjelang tidur. Karena zat pemanis yang menempel pada gigi susu dapat menyebabkan lobang.

  • Ajari cara sikat gigi yang benar  

Biasakan mengajari anak cara sikat gigi yang benar. Lakukan saat mandi di pagi hari atau sore hari. Kemudian setelah dia berusia dua tahun ajari juga sikat gigi sebelum tidur.

  • Gunakan sikat gigi khusus anak

Sikat gigi anak dibedakan menjadi dua jenis. Usia dibawah satu tahun menggunakan sikat gigi jenis silicon. Sikat gigi jenis ini didesain khusus menyerupai tabung agar bisa dimasukan dalam jari orang dewasa.   Sedangkan untuk anak usia dua hingga lima tahun menggunakan sikat gigi tick yang ukuran kecil.

  • Gunakan pasta gigi khusus anak

Gunakan pasta gigi khusus anak, karena pasta gigi ini dibuat dari bahan yang tidak terlalu pekat.  Jangan gunakan pasta gigi dewasa, karena  bisa menyebabkan iritasi pada mulut anak.

  • Rutin periksakan gigi ke dokter gigi

Biasakan juga memeriksakan gigi pada dokter gigi, minimal enam bulan sekali. Dengan  control rutin, bisa cepat ditangani apabila ada gangguan pertumbuhan gigi.  Demikianlah sekilas informasi singkat terkait dengan tips menjaga kesehatan gigi pada anak.

Tips Memilih Dokter Gigi Anak yang Pas

Memelihara kesehatan gigi merupakan pekerjaan yang paling susah untuk dilakukan bukan? Ya, seperti yang sudah dianjurkan oleh dokter gigi pada umumnya bahwa kita harus rajin memeriksakan kondisi kesehatan gigi setidaknya setiap 6 bulan sekali secara rutin. Tidak hanya untuk orang dewasa saja melainkan juga bagi anak-anak. Bagi anak-anak, umumnya mereka beralasan karena takut disuntik atau dicabut. Makanya, bagi orang tua harus berupaya semaksimal mungkin agar rasa takut tersebut bisa diatasi karena dengan memeriksakan kondisi kesehatan gigi anak bisa dicegah lebih dini. Permasalahan gigi di usia dini biasanya karena karang gigi atau gigi yang berlubang. Sebelum memberikan tips memilih dokter gigi anak, kita beri tips tentang bagaimana cara mengatasi rasa takut pada anak untuk memeriksakan kesehatan gigi ke dokter.

  1. Jangan Bawa Anak ke Dokter Gigi Langganan Orang Tua. Karena sudah terbiasa, kadang orang tua langsung membawa anaknya ke dokter gigi langganannya. Lebih baik anak dibawa khusus ke tempat spesialis dokter gigi anak dimana disana suasananya lebih menyenangkan seperti terdapat gambar-gambar tokoh “Super Hero” di dindingnya dan dengan fasilitas serta desain yang bersahabat dengan anak.
  2. Biasakan Sejak Dini. Belajar membiasakan anak ke dokter gigi sejak dini merupakan tindakan yang paling ampuh. Agenda yang dilakukan ialah merawat secara rutin kesehatan gigi anak serta tindakan cepat bila ada keluhan. Usia paling cocok untuk bawa anak ke dokter gigi yakni dimulai sejak usia satu tahun.
  3. Latihlah Anak di rumah. Yang biasanya dilakukan ialah dengan cara orang tua mengajari tentang kondisi kesehatan gigi anak dan cara memeriksakannya. Orang tua berpura-pura jadi dokter gigi anak, sedangkan anak Anda sebagai pasiennya. Yang wajib dipraktekkan adalah janganlah membunyikan segala macam suara yang member rasa takut seperti bor atau suara-suara lainnya. Anda bisa memakai cermin untuk memeriksa kondisi gigi anak.
  4. Jadikan Dokter Gigi sebagai Teman bagi anak. Orang tua harus bisa memberikan kepercayaan pada anak bahwa pak Dokter adalah teman yang baik untuk menjaga kondisi kesehatan gigi.
  5. Ganti rasa Sakit menjadi Gigi Kuat. Sebelum membawa anak ke dokter gigi, hindari kata-kata “Sakit”. Dokter Gigi biasanya memiliki pengganti yang pas agar anak-anak tidak ketakutan yakni dengan mengganti kata “Takut” menjadi “Gigi Sehat, Gigi Kuat dan Gigi Bersih”.

Jika Anda sudah bisa memberikan ketenangan bagi anak untuk rutin pergi ke dokter gigi, lalu kini PR berikutnya ialah bagaimana cara memilih dokter gigi yang pas untuk anak Anda. Disini kita ingin membagikan Tips Memilih Dokter Gigi Anak.

  1. Carilah dokter gigi dengan latar belakang yang benar-benar bagus di bidangnya.
  2. Galilah informasi sebanyak-banyaknya tentang dokter gigi anak yang bagus melalui kerabat serta teman terdekat. Anda juga bisa mencarinya melalui Medsos atau Majalah Kesehatan yang ada.
  3. Jarak yang ditempuh menuju tempat Dokter Gigi sebaiknya dipilih yang terdekat saja. Perhatikan juga jam prakteknya, dipilih yang sesuai kebutuhan anak Anda.
  4. Pilihlah Dokter Gigi khusus Spesialis Anak yang bagus. Dokter-dokter tersebut sudah memiliki keahlian khusus dalam hal menangani pasien anak.
  5. Memilih nuansa tempat praktek yang menyenangkan bagi anak. Seperti terdapat berbagai aksesoris lucu kesukaan anak atau gambar-gambar tokoh kartun.
  6. Tips Memilih Dokter Gigi Anak yang terakhir ialah dengan mencari Dokter gigi anak yang memiliki rasa humor, menyenangkan, ramah serta yang mudah sekali akrab dengan anak juga wajib dipertimbangkan. Karena dengan begitu bisa memberikan rasa nyaman bagi anak Anda.

Dengan melakukan berbagai Tips diatas maka Anda sudah melakukan sesuatu yang baik bagi kondisi kesehatan gigi anak Anda. Kesabaran adalah kunci utama untuk bisa merealisasikan semua tips ini. Semoga artikel Tips Memilih Dokter Gigi Anak yang pas ini menjadi referensi bagus khususnya bagi orang tua yang ingin memeriksakan kesehatan gigi anaknya sejak dini.

Rahasia Cantik Dibalik “Si Kecut” Jeruk Lemon

images

Bagi wanita penampilan menarik seperti sebuah kewajiban, baik untuk menarik perhatian lawan jenis atau karena sedang mengikuti tren. Berbagai cara pun mereka lakukan untuk mewujudkan keinginan mereka sampai mencoba berbagai produk perawatan mahal.

Tapi tanpa Anda sadari di sekitar Anda ada banyak bahan-bahan alami yang bisa Anda manfaatkan untuk menunjang penampilan Anda, dan tentunya lebih praktis, murah dan aman. Salah satu dari bahan alami tersebut adalah jeruk lemon yang biasa Anda gunakan sebagai penambah cita rasa masakan, dan berikut adalah manfaat jeruk lemon untuk penampilan Anda :

1. Lemon bisa digunakan untuk diet
Lemon telah dipercaya sebagian besar orang untuk mengatasi kegemukan. Kandungan vitamin C yang ada di dalamnya ternyata bisa membantu mengurangi lemak di dalam tubuh. Salah satu yang kita ketahui adalah diet detoks dengan buah lemon. Tapi, ada cara diet lain dengan buah lemon yang bisa Anda lakukan. Dengan menjalankan diet lemon selama satu minggu, berat badan Anda bisa turun 2 kilogram.

2. Memutihkan gigi dengan kulit lemon
Untuk mendapatkan gigi putih dan bersih secara alami dan murah, Anda bisa menggunakan bagian dalam dari kulit buah lemon. Adapun caranya adalah dengan menggosokannya secara langsung ke seluruh gigi bagian depan selama lebih kurang 3 menit. Selanjutnya bersihkanlah gigi Anda dengan cara berkumur. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, lakukanlah hal ini secara rutin setiap hari. Catatan yang harus diingat adalah jangan menggosokan kulit lemon secara langsung setelah menggosok gigi.

3. Menghilangkan warna hitam pada siku dan lutut
Warna hitam pada siku tangan dan lutut kaki terjadi karena tempat tersebut menjadi lokasi menumpuknya sel kulit mati. Warna hitam tersebut bisa dihilangkan dengan cara sebagai berikut :
Potonglah dua buah lemon, lalu gosokkanlah pada lutut dan siku Anda selama beberapa menit. Lalu bersihkanlah dengan sabun dan air.

Manfaat buah lemon di atas selain untuk kecantikan tapi juga untuk menyehatkan dan menutrisi tubuh Anda dengan murah dan aman. Semoga bermanfaat.

5 Tips Praktis Perawatan Gigi Sehari-hari

Gigi merupakan salah satu bagian terpenting dalam tubuh Kita baik untuk pria maupun wanita. Gigi bisa dibilang sebagai penunjang penampilan, misalnya saja saat kencan dengan pacar, meeting dengan klien bisnis atau sekedar kumpul dengan sahabat. Tentu Anda merasa kurang percaya diri bila gigi Anda tidak sehat misalnya saja sariawan dan gigi berlubang yang mengakibatkan bau mulut, atau gigi yang kekuningan yang semakin membuat Anda tidak nyaman saat bersosialisasi.

Merawat gigi merupakan hal yang tidak boleh kita lewatkan. Selain karena penting bagi kesehatan, memiliki gigi putih bersih dan sehat pasti akan menambah nilai plus bagi penampilan Anda. Adapun cara-cara merawat gigi adalah sebagai berikut di bawah ini :

1.Rajin menggosok gigi
Gosoklah gigi minimal dua kali sehari. Pilihlah waktu yang tepat dalam menggosok gigi, salah satunya adalah sebelum tidur dan sesudah makan.

2. Rutin mengganti sikat gigi
Ganti sikat gigi Anda minimal dua sampai tiga bulan sekali. Bila bulu-bulu pada sikat gigi Anda sudah rusak, segera gantilah sikat gigi Anda tersebut.

3. Gunakan Pasta gigi yang sesuai
Ada dua macam pasta gigi yang bisa Anda gunakan atau Anda bisa gunakan salah satunya :
• Untuk menjaga agar gigi tidak rusak, pilihlah pasta gigi yang mengandung fluoride yang cukup
• Pilihlah pasta gigi yang mengandung mouthwash untuk menjaga kesegaran bau mulut Anda

4. Gunakan benang gigi
Gunakanlah benang gigi minimal sehari sekali untuk mengangkat plak-plak yang terdapat pada gigi Anda.

5. Menghindari makanan dan minuman tertentu
Bagi Anda yang mempunyai masalah gigi tertentu, sebaiknya Anda menghindari makanan berikut ini :
• Untuk menjaga agar gigi tidak berlubang, hindarilah makanan dan minuman yang mengandung pemanis.
• Bagi Anda pemilik gigi sensitif, hindarilah makanan dan minuman yang terlalu panas atau terlalu dingin.
• Hindari meminum kopi dan anggur merah, karena kedua minuman tersebut bisa meninggalkan noda di gigi.

Itulah beberapa tips perawatan gigi sehari-hari, cukup mudah dan murah kan. Semoga bermanfaat.

Tips Mengatasi Bahaya Gigi Behel Yang Perlu Anda Ketahui

Gigi anda tidak rata dan terlihat berantakan? Gigi anda membuat senyum anda terlihat konyol dan jauh dari kata cantik? Sebagian orang yang memiliki gigi bersalah langsung berlari pada kawat behel untuk merapikan gigi mereka. Begitu populernya kawat behel sehingga banyak remaja yang ingin giginya dibehel agar terlihat lebih keren dan fashionable. Sekilas memang menarik dan tidak membawa dampak buruk, tapi sudahkah anda menyadari bahwa kawat gigi juga memiliki efek samping? Maka dari itu, informasi tentang tips mengatasi bahaya gigi behel perlu Anda ketahui sebagai informasi pelengkap saat Anda memutuskan untuk memasang behel.

Sebelum membahas tipsnya, berikut adalah beberapa kemungkinan masalah yang akan dihadapi oleh orang yang memasang kawat gigi :

Gigi menjadi rusak dan goyah

Keberadaan kawat gigi dalam mulut memaksa gigi yang kuat untuk menjadi pemegang behel. Sehingga seringkali gigi tersebut menjadi goyah dan rusak. Ironisnya, jika gigi sudah goyah, tidak mungkin bisa diperbaiki

Munculnya karang gigi

Munculnya karang gigi di sekitar pemasangan kawat gigi. Ini terjadi karena area pemasangan behel cukup sulit dibersihkan sehingga kotoran makanan yang tersisa di mulut menumpuk menjadi karang gigi. Tidak heran apabila sering mendengar orang yang memasang behel mengeluh tentang gigi dan gusi yang sakit.

Sekarang mari kita mulai bahas tentang tips yang dimaksud :

Untuk mengatasi permasalahan tersebut, pengguna behel sebaiknya mengetahui tips mengatasi bahaya gigi behel. Salah satu caranya adalah rajin membersihkan gigi sesudah makan agar kotoran makanan tidak menumpuk di mulut. Selain itu, keberadaan tusuk gigi di meja makan cukup bermanfaat untuk membuang kotoran yang terselip diantara himpitan gigi yang sulit sulit diambil

Selain itu, tips mengatasi bahaya gigi behel adalah penggunaan sikat gigi khusus pemakai behel. Kabar baiknya adalah, sikat gigi khusus pemakai kawat gigi sudah tersedia di toko terdekat. Sehingga tak perlu menunda waktu untuk mengganti sikat gigi biasa dengan sikat tersebut. Untuk urusan kontrol gigi pada dokter, sebaiknya dilakukan sesuai jadwal yang telah ditetapkan untuk mengatasi hal-hal buruk yang tidak terdeteksi sehingga tips kedua ini bisa diterapkan dengan baik.

Saat makan, hendaknya mengunyah dengan pelan dan mengiris makanan kecil-kecil untuk mengurangi resiko makanan terselip dalam kawat gigi.

Hindari mengunyah permen karet, sifatnya yang lengket bisa sangat megganggu. Daging yang cukup susah dikunyah pun hendaknya dihindari agar tidak terjadi dampak buruk yang mungkin timbul karena hal tersebut.

Dengan perawatan yang hati-hati dan memakai tips mengatasi bahaya gigi behel untuk pemeliharaan gigi , bahaya yang ditimbulkan oleh kawat gigi bisa dihindari. Alhasil gigi menjadi lebih rapi dan senyum pun menjadi lebih menarik.

Beberapa Dampak Negatif Penggunaan Kawat Gigi Yang Perlu Diketahui

Behel atau pemasangan kawat gigi saat ini bukan sekedar bertujuan untuk kesehatan saja, karena tidak sedikit anak anak muda yang menggunakannya hanya untuk mengikuti trend dan tampil gaya dengan berbagai jenis kawat gigi yang bervariasi. Bagi Anda yang ingin mencoba atau sudah memiliki niat untuk menggunakannya juga, pastikan tujuan Anda adalah untuk kesehatan dan perbaikan penampilan gigi, dan penggunaan yang bertujuan untuk hal lain sebaiknya dikesampingkan dulu karena ternyata ada dampak negatif penggunaan kawat gigi yang harus diketahui.

Artikel ini akan membahas berbagai dampak negatif tersebut. Semoga setelah Anda mengetahuinya, bisa menjadi bahan pertimbangan kembali dalam memutuskan untuk menggunakannya atau tidak. Dampak negatif penggunaan kawat gigi yang dimaksud antara lain :

  1. Kondisi gigi kemungkinan goyah

Seperti halnya pagar yang terus mendapatkan tekanan, lama kelamaan pasti akan goyah dan longgar. Demikian juga dengan gigi, apabila terlalu sering mendapatkan tekanan dan dipaksa untuk mengikuti landasan kawat gigi, maka dia pun akan goyah.

  1. Gigi rusak karena susah dibersihkan

Coba Anda bayangkan sendiri, saat tidak memakai behel pun kadang kita kesulitan untuk membersihkan gigi hingga ke sela terkecil. Nah, kesulitan ini akan bertambah besar saat menggunakan kawat gigi, karena jangankan sela terkecil, sela yang cukup besar yang oleh sikat gigi bisa terjangkau pun, ternyata tidak bisa terjangkau pada saat menggunakan behel.

  1. Jadi tempat bersarang kuman dan bakteri

Bagian gigi yang susah dibersihkan tersebut akan menjadi tempat bersarangnya kuman dan bakteri. Apabila penggunaan behel terlalu lama, maka dampak negatifnya penggunaan kawat gigi adalah peluang kemungkinan gigi rusak menjadi sangat besar.

  1. Resiko penularan penyakit

Tidak sedikit orang yang melakukan pemasangan kawat gigi ke klinik atau ahli gigi yang tidak berijin resmi, alasannya adalah bisa mendapatkan biaya yang murah dan terjangkau. Akan tetapi, kebiasaan tersebut kemungkinan memberikan dampak negatif yang membahayakan yang disebabkan oleh penggunaan alat kurang steril, dan lain sebagainya.

Demikianlah beberapa dampak negatif penggunaan kawat gigi. Semoga penjelasan ini bisa membuat kita semakin bijak dalam mengambil langkah dalam hidup, terutama yang berurusan dengan kesehatan gigi. Semoga bermanfaat. 🙂

Berbagai Manfaat Menjaga Kesehatan Gigi Selama Kehamilan

Bagi wanita, kehamilan merupakan salah satu siklus kehidupan yang akan dialami. Sebagai wanita yang prepare atas segala hal yang dihadapi, sebaiknya mengetahui berbagai hal, gejala, serta kemungkinan yang akan terjadi saat proses tersebut dijalani. Seperti saat hamil misalnya, seorang ibu hamil harus selalu menjaga kesehatan gigi, karena hal itu bisa mempengaruhi penyerapan nutrisi dan kualitas makanan yang akan dikonsumsi juga oleh janin di dalam rahim. Pentingnya menjaga kesehatan gigi selama kehamilan harus Anda ketahui, agar ibu hamil dan janin yang dikandungnya tetap dalam kondisi prima dan sehat.

Berikut adalah beberapa hal yang harus Anda lakukan untuk menjaga kesehatan gigi selama kehamilan. Semua tips ini mudah untuk dilakukan, akan tetapi karena berbagai sebab, banyak ibu hamil yang melupakan dan tidak terlalu mementingkannya. Tips yang dimaksud antara lain :

  1. Sikat gigi secara teratur, minimal 2 kali sehari
  2. Gunakan sikat gigi dengan tekstur ergonomis dan bulu sikat yang lembut
  3. Lakukan proses penyikatan gigi secara benar
  4. Hilangkan kuman dan bakteri di mulut dengan berkumur menggunakan air hangat secara rajin
  5. Jangan lupa untuk melakukan pemeriksaan gigi secara teratur
  6. Jaga kesehatan gigi dengan memberikan asupan kalsium yang cukup.

Dengan menjaga kesehatan gigi selama kehamilan melalui berbagai upaya dan tips di atas, maka kesehatan gigi dan mulut Anda akan terjaga dan sehat selama menjalani kehamilan. Alhasil jika itu terjadi, maka banyak manfaat yang akan dirasakan, serta banyak penyakit sekitar gigi dan mulut yang bisa Anda cegah sejak dini.

Seperti yang saya singgung di atas, selain memberikan manfaat bagi ibu, menjaga kesehatan gigi selama kehamilan pun memberikan manfaat maksimal bagi janin yang dikandung. Terkadang, makanan dengan menu sehat seimbang yang ibu konsumsi tidak bisa diterima nutrisi dan manfaatnya oleh janin dalam rahim hanya karena kandungannya rusak saat dikunyah oleh sang ibu yang kurang menjaga kesehatan giginya.

Banyak sekali manfaatnya bukan? Oleh karena itu, mari kita mulai menjaga kesehatan gigi selama kehamilan untuk kesehatan dan kebaikan kita bersama. Semoga bermanfaat. 🙂

Tips Mengatasi Bahaya Gigi Behel Sebelum Dan Saat Pemakaian

Behel adalah sebuah alat berupa kawat yang dipasangkan pada gigi dengan tujuan untuk merapikan bentuk gigi, ataupun sebagai aksesoris penampilan. Walaupun pada kenyataannya, ada keuntungan dan kelebihan yang bisa didapatkan dengan memakai behel, tetapi kalau dibandingkan dengan efek samping dan bahayanya, maka lebih banyak bahayanya dibandingkan dengan manfaatnya, terutama jika kita tidak tahu cara merawat dan tips mengatasi bahaya gigi behel.

Artikel kali ini akan mencoba membahas tentang apa sajakah yang harus dijaga, senantiasa dilakukan, dan apa sajakah yang sebaiknya dihindari saat kita menggunakan behel. Semua informasi tersebut dirangkum dengan judul tips mengatasi bahaya gigi behel. Selamat menyimak!

I. Tahap Persiapan

Tips mengatasi bahaya gigi behel yang pertama harus dilakukan pada saat persiapan atau sebelum gigi behel dipasang.

  1. Pasanglah gigi behel yang telah diakui pemerintah mengenai legalitasnya, misalnya dengan mendatangi rumah sakit, puskesmas ataupun RSGM. Jangan pernah mencoba untuk memasang behel di tempat yang tidak memiliki ijin praktek dan kualitas yang tidak terjamin hanya karena tertarik dengan penawaran pemasangan behel dengan harga murah.
  2. Ingatlah selalu, bahwa pengobatan lebih mahal daripada perawatan. Oleh karena itu, jangan biarkan pada saatnya nanti setelah dipasang gigi behel, Anda melupakan kewajiban Anda untuk melakukan perawatan secara berkala untuk menjaga kebersihan dan kesehatan gigi.
  3. Pastikan bahan metal yang digunakan kawat cocok dengan tidak menyebabkan alergi, karena tidak sedikit orang yang gusinya menjadi sakit atau gigi menjadi mudah rusak hanya karena bahan metal yang digunakan tidak cocok.

II. Tahap Pemakaian

Sekarang berlanjut kepada tips mengatasi bahaya gigi behel pada saat kawat gigi tersebut sudah terpasang di gigi kesayangan kita.

1. Bersihkan dan sikat gigi dengan sikat khusus

Kawat gigi akan memungkinkan setiap makanan yang dikonsumsi ada yang menempel dan tersisa di sela sela gigi. Untuk membersihkannya dengan sikat biasa, akan terasa sulit sekali. Karena itu, siapkanlah sikat gigi khusus untuk pengguna kawat gigi, sehingga Anda bisa tetap makan dengan biasa tanpa harus menyisakan makanan yang akan membuat gigi Anda rusak.

2. Cek kondisi behel secara berkala

Jika kebutuhan penggunaan behel adalah untuk merapikan gigi, maka pastikan Anda mengkonsultasikan perkembangannya secara berkala ke dokter yang menanggulangi pemasangannya. Dengan begitu, akan diketahui tentang bagaimana kondisi gigi kita saat dipasang behel.

Demikianlah beberapa tips mengatasi bahaya gigi behel yang bisa Anda jadika rujukan saat mempunyai niat memasang kawat gigi. Semoga bermanfaat 🙂

Dibalik Mitos Ibu Hamil Tidak Boleh Tambal Gigi

Kesehatan gigi ibu hamil sangatlah penting baik bagi bunda sendiri maupun bagi janin yang sedang dikandung. Pertanyaan klasik tentang bolehkah ibu hamil tambal gigi? Berkaitan erat dengan bahan-bahan penambal gigi yang dipakai. Munculnya mitos larangan menambal gigi ini tentu saja ada sebabnya yaitu pemakaian logam berat serta merkuri pada partikel penambal gigi.

Logam berat tersebut sangat berbahaya bagi kesehatan ibu yang sedang mengandung. Resiko kanker bisa menyerang bunda sendiri dan tentunya menular pada buah hati. Pemakaian obat dengan kandungan adrenalin tinggi juga membahayakan janin karena bisa menghambat suplay asupan makanan yang dibutuhkan untuk perkembangan janin.

Jika bunda ingin melakukan tambal gigi pada saat hamil, usahakan berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter kandungan atau bidan. Tujuannya untuk memperoleh informasi tingkat kesehatan ibu karena ada tahap-tahap kehamilan (trimester) yang aman untuk melakukan tambal gigi.

Menurut pendapat Drg. Martha Mozartha, M.Si trimester kedua merupakan waktu tepat bagi bunda untuk melakukan perawatan gigi. Sedangkan pada trimester pertama, kondisi janin masih belum terlalu kuat dan sedang mengalami perkembangan organ vital, oleh karena itu perawatan gigi yang tidak terlalu mendesak hendaknya ditunda hingga kehamilan mencapai trimester kedua. Begitu juga untuk trimester akhir (ketiga), perawatan gigi yang bisa membuat ibu hamil berada di posisi terbaring lama di kursi gigi sebaiknya dihindari dan perawatan gigi dapat dilakukan setelah sang ibu melahirkan buah hati.

Menjaga kesehatan gigi mulai dari sekarang adalah solusi sederhana agar ibu terhindar dari masalah sakit gigi saat hamil. Perhatikan cara menggosok gigi yang baik dan benar, jangan asal gosok sekeras-kerasnya karena bisa menyebabkan kerusakan pada gusi.

Gosoklah gigi secara perlahan dengan gerakan memutar. Berikan perhatian lebih pada pangkal gigi, daerah ini merupakan daerah rawan berlubang karena letaknya yang jauh dan susah dijangkau oleh bulu sikat. Lakukan perawatan gigi sederhana ini secara teratur dua kali sehari, pagi dan malam sebelum tidur. Jangan sampai anda menyesal karena harus menambal gigi di saat sedang hamil.