Category Archives: Keluarga

Tips Pernikahan Islami

Menikah dalam ajaran Islam hukumnya wajib bagi umat yang sekiranya sudah memasuki usia dewasa dan  sudah siap secara mental dan mampu menghidupi keluarganya.

Menurut ajaran Islam menikah merupakan bagian dari ibadah. Sebagaimana  sabda Nabi Muhammad SAW yang mangatakan :

Man Tazawwaja Ahraza Nishfa Dinihi“, yang artinya ” Barangsiapa yang menikah maka ia telah menjaga setengah dari agamanya.”

Bagi pasangan yang sekiranya sudah matang dalam hal usia, sikap dan kemandirian mencari pendapatan. Maka dianjurkan untuk menikah, supaya dapat menjaga martabat dan nama baik diri sendiri maupun keluarga.

Tujuan menikah

Islam menganjurkan umatnya untuk menikah untuk kebaikan bersama dan beribadah. Berikut ini tujuan positif dari pernikahan.

  • Mengikuti anjuran agama

Tujuan pertama menikah adalah mengikuti anjuran agama, yakni dilakukan semata –mata untuk beribadah, dan mengharapkan pahala serta ridlo dari Allah SWT. Caranya dengan membangun keluarga sakinah mawaddah, warohmah.

  • Meneruskan keturunan

Selanjutnya menikah itu menciptkan keturunan yang  lebih berahlak, rajin beribadah, bertaqwa, menjaga agama dan agar kelak mereka mendoakan orang tuanya dan menaikan drajatnya.

  • Menjaga martabat dan harga diri

Menikah dengan pasangan yang seiman, dapat menjaga martabat dan harga diri, serta nama baik orang tua.

  • Menghindari dosa besar

Tujuan menikah adalah untuk menghindari perbuatan dosa besar yakni berzina.  Dengan demikian menikah membuat hidup kita lebih aman, terhindar dari perbuatan dosa yang dibenci Allah SWT. Selain itu menikah juga dapat menyelamatkan dari fitnah.  Berbeda apabila Anda belum menikah tapi, sering berdua dengan pasangan yang belum muhrim, jelas berpotensi menimbulkan prasangka buruk dari orang lain.

Tips pernikahan islami

Menikah merupakan moment yang paling bersejarah disepanjang hidup.  Maka dari itu harus dipersiapkan jauh –jauh hari agar berjalan lancar.   Dalam pernikahan islam, pasangan calon mempelai harus mematuhi syarat –syarat syahnya pernikahan, dalam hal ini dinamakan aqad nikah ;

  • Ijab qabul

Ijab artinya mengemukakan atau menyatakan suatu perkataan. Qabul artinya menerima. Jadi Ijab qabul itu artinya seseorang menyatakan sesuatu kepada lawan bicaranya, kemudian lawan bicaranya menyatakan menerima. Dalam perkawinan yang dimaksud dengan “ijab qabul” adalah seorang wali atau wakil dari mempelai perempuan mengemukakan kepada calon suami anak perempuannya/ perempuan yang di bawah perwaliannya, untuk menikahkannya dengan lelaki yang mengambil perempuan tersebut sebagai isterinya. Lalu lelaki bersangkutan menyatakan menerima pernikahannya itu.

  • Mas kawin atau mahar

Syarat kedua harus ada mahar atau mas kawin. Mahar ini berfungsi sebagai bukti niat baik pengantin pria mengawini calon pengantin wanita.  mahar yang menentukan adalah pengantin wanita. bisa berupa cincin emas, uang tunai atau berwujud benda.

  • Ada Wali

Harus ada wali yang menikahkan kedua calon mempelai, yakni orang tua sendiri, kakek, paman dan orang lain yang ditunjuk sbagai wali.

  • Ada Saksi-Saksi

Pernikahan dianggap syah sesuai agama dan negara harus ada saksi yang menyaksikan pernikahan tersebut. saksi yang dihadirkan dari kedua pihak mempelai.

Peran Orang Tua Terhadap Anak

Sebagai orang tua mengharapkan anak –anak bisa tumbuh dan berkembang dengan baik, menjadi sosok anak berbakti, soleh, dan berprestasi  di sekolah.   Mereka melakukan terbaik untuk buah hatinya.

Pendidikan keluarga juga dapat mempengaruhi karakter anak Anda. apabila orang tua memberikan contoh dan ajaran positif, anak –anak akan segera mengikutinya.

Peran orang tua terhadap anak sangat penting, dan sebaiknya dilakukan. Seperti yang diterangkan pada point – point berikut ini :

  • Pelindung yang baik

Jadilah pelindung yang baik bagi anak –anak. Sehingga mereka merasa nyaman dan aman jika berada dekat dengan orang tuanya.   Misalnya mengantarkan anak ke sekolah.  Menjaganya saat bermain di luar rumah dan sebagainya.

  • Menjadi contoh dan teladan bagi anak –anaknya

Usahakan kedua orang tuanya memberikan contoh perbuatan yang baik di depan anak –anak. Misalnya  mengajari membersihkan rumah, menyapu halaman. Mengajak sholat  bersama –sama di masjid / tempat ibadah.  Apabila  orang tua selalu memberikan contoh kepada anaknya, mereka pasti akan melakukan perbuatan yang sama seperti orang tuanya.

Sebaliknya apabila orang tua tidak pernah sholat, tapi menyuruh anaknya untuk sholat, kemungkinan besar si anak enggan melakukan.   Demikian pula kalau bapaknya suka merokok, kelak anak –anaknya akan menirunya.

  • Mengasuh dan mendidik anak tentang berbagai aspek

Usahakan orang tua bisa menjadi guru yang baik bagi anak –anaknya. Harus bisa mengajari  berbagai aspek kebaikan kepada buah hatinya.  Jangan malas menjawab apabila anak senang bertanya sesuatu.

  • Mengawasi dan selalu membimbing

Anak –anak perlu perhatian dari orang tua untuk segela hal. Karena mereka belum bisa menentukan mana yang baik untuk dirinya dan mana yang sebaiknya dihindari. Maka dari itu anak-anak harus diawasi dan dibimbing agar buah hati tidak melakukan  perbuatan negatif.

Demikian sekilas informasi singkat tentang pentingnya peran orang tua terhadap tumbuh kembangnya anak. Semoga tulisan ini bermanfaat bagi pembaca sekalian.

Tips Mendidik Anak

Di masa mendatang anak merupakan harapan orang tua.  Sebagai orang tua wajib mendidik anak –anaknya agar kelak menjadi seorang anak yang berwatak baik, berbakti kepada orang tua dan bersikap sopan.

Pendidikan keluarga wajib diberikan kepada buah hati sedari sedini mungkin. Caranya dengan memberikan contoh –contoh yang baik, agar anak bisa menirunya.  Sebab balita sangat mudah meniru dan mengerjakan apa yang diperintahkan oleh orang tua. selain itu pada usia itu si anak masih mudah diarahkan dan menerima induksi positif.

Namun dalam mendidik Anak perlu sedikit kesabaran dan rambu –rambu yang perlu diperhatikan. Berikut ini sedikit tips bagaimana cara mendidik anak yang benar :

  • Gunakan bahasa yang halus dan sederhana

Biasakan ketika mengarahkan anak menggunakan bahasa yang halus, dengan kata –kata yang mudah dipahami Anak. Dengan bahasa halus, kelak buah hati Anda menjadi sosok yang lemah lembut.

  • Hindari penggunaan kata –kata kasar

Hindari menggunakan kata –kata  kasar ketika menegur anak atau mengajari sesuatu.  Demikian pula hindari memaki –maki anak agar dia tidak menirukan kembali.  Selain itu hindari memberi stigma anak nakal kepada anak Anda.  Karena apabila dilakukan efeknya justru merugikan anak sendiri.

  • Hindari perkatakan “jangan” untuk melarang

Jangan sering –sering memakai kata “jangan” untuk melarang Anak.   Misalnya jangan lari, nanti jatuh.  Jangan berebut mainan;  Jangan berteriak! dan sebagainya. kebiasaan melarang justru membuat anak tidak percaya diri, malah jadi anak peragu dan takut salah.   Solusinya ketika melarang, gunakan kata lain yang lebih halus. Misalnya ketika anak berteriak.   Kecilkan suaramu nak, bapak bisa mendengar dari sini.

  • Jangan ‘membentak anak

Apabila anak Anda melakukan kesalahan, jangan dimarahi atau ditegur dengan membentak –bentak, apalagi pakai suara keras.  Akibatnya akan membuat Anak jadi takut atau justru malah melawan.

  • Ajari tentang kebersihan

Ajari juga tentang kebersihan diri dan lingkungan. Misalnya setelah bermain di luar rumah, sebaiknya cuci tangan dan kaki dengan menggunakan sabun cuci.  Ketika mandi ajari cara menggosok gigi dengan sikat dan pasta.

Sekian dulu tentang  tips mendidik anak,  selanjutnya pada artikel lain akan dibahas lagi lebih mendalam.

Tips Menghadapi Mertua

Mertua merupakan orang kedua kita yang wajib dihormati dan disayangi.  Tapi terkadang ada mertua yang terlalu sering ikut campur urusan rumah tangga kita.  Sehingga kerap micu friksi dengan menantu. Misalnya ketika si anak nangis dengan suara keras karena tidak diperbolehkan makan permen oleh orang tua,  tapi sebaliknya justru mertua memperbolehkan.  Ini jelas berlawanan dengan pola asuh Anda.

Apalagi jika Anda tinggal satu rumah dengan mertua, tak sedikit sering timbul masalah baik itu sifatnya kecil maupun berat.  Agar tidak menimbulkan konflik dengan mertua, sebaiknya  kondisi tersebut harus disikapi dengan bijak dan kepala dingin.

Tips menghadap mertua agar tetap rukun dan disayang :

Tinggal serumah bersama mertua dan saudara ipar lainnya, dipastikan canggung dan penuh tekanan setiap hari.  Agar tidak menimbulkan konflik kepentingan dan Anda tetap nyaman sembari membesarkan buah hati.

  • Segera berdaptasi dengan lingkungan mertua

Setelah menikah dan memutuskan untuk tinggal bersama –sama di rumah mertua. Maka Anda harus bisa beradaptasi dengan lingkungan kehidupan keluarga mertua.   Pelajari juga kebiasaan dan karakter mertua. Dengan demikian Anda bisa menjaga sikap  yang bener ketika menghadapi orang tua suami.

  • Tentukan batas

Tentukan batas yang jelas antara urusan keluarga Anda sendiri dan urusan rumah tangga  mertua. Misalnya pekerjaan apa saja yang boleh dikerjakan oleh Anda dan mana yang sebaiknya tidak perlu ditangani sendiri.

Selain itu jangan terlalu membebani atau merepotkan mertua, seperti menjemur baju cucian. Membersihkan peralatan makan yang baru dipakai oleh Anda dan anak.

  • Jangan ikut campur perdebatan keluarga

Semua keluarga pasti memiliki masalah sendiri –sendiri, termasuk juga cara mencari solusinya.  Apabila itu terjadi pada mertua, sebaiknya jangan terlalu jauh melibatkan diri ikut campur dalam perdebatan atau pembicaraan  internal keluarga suami.

  • Hargai privasi

Saling menghargai privasi, biarpun Anda  tinggal di rumah orang tua suami, Anda juga perlu privasi. Demikian pula dengan mertua juga butuh sebuah privasi, jadi hargai privasi masing  -masing.

Strategi Persiapan Acara Pernikahan

Menikah merupakan peristiwa bersejarah bagi perjalanan kehidupan manusia. Dimana sepasang kekasih dinyatakan resmi sebagai pasangan suami istri melalui ritual akad nikah yang disaksikan oleh kerabat dan teman –temannya.  Moment ini kemudian dirayakan dengan sebuah respsi pernikahan.

Setiap pasangan calon pengantin pasti mendampakan moment sakral ini bisa berjalan lancar tanpa ada gangguan apa pun.  Guna mempersiapkan pesta pernikahan mereka mempersiapkan dengan matang. Mendiskusikan konsep pernikahan  yang diinginkan, serta menentukan tanggal, kapan persesi perkawinan akan digelar.

Membicarakan rencana tak terlepas dari alokasi anggaran yang disepakati oleh kedua pasangan.   Biaya untuk menggelar pernikahan memang tidak sedikit jumlahnya. Tapi agar tidak terkesan boros sebaiknya, perlu dibuat anggaran belanja yang matang.

Berikut ini sedikit penjelasan singkat tentang strategi Strategi persiapan acara pernikahan :

  • Tentukan hari H

Langkah pertama adalah tentukan dulu kira –kira kapan pernikahan akan diberlansung, minimal sudah dibicarakan dalam enam atau delapan bulan sebelumnya. Untuk kemudian didiskusikan dengan kedua keluarga calon mempelai untuk menentukan hari H pelaksanaan resepsi.   Mengapa harus dibicarakan jauh –jauh hari, maksudnya nanti agar leluasa  mencari venue pelaksanaan pesta, apakah di hotel atau gedung pertemuan. Selain itu juga bisa memperbandingkan tariff sewa tempatnya.

  • Menyusun anggaran

Buatlah alokasi dana untuk biaya pesta pernikahan.  Sehingga Anda bisa memastikan seberapa besar anggaran yang akan dikeluarkan.  Pengadaan dana pesta pernikahan bisa diambil dari tabungan kedua calon pasangan, dan donasi orang tua. Atau pun sekiranya belum cukup Anda bisa mengajukan kredit lunak di bank.

  • Konsep pernikahan

Buatkan konsep pernikahan  yang akan dijalani nanti. Apakah akan memakai konsep tradisional,  modern atau kombinasi.

  • Catering

Selanjutnya mencari referensi tentang jasa catering. jangan terburu –buru memutuskan untuk reservasi catering, tapi lakukan perbandingan harga antara beberapa perusahaan satu dengan yang lain. Cari harga paket yang sesuai dengan kemampuan finansial Anda.

  • Hiburan

Guna menghemat anggaran lebih baik meniadakan unsur hiburan, atau kalau pun harus Ada, bisa pesan hiburan organ tunggal dengan dua atau tiga penyanyi.

Resiko Seks Pranikah Yang Sebaiknya Anda Pahami

Menurut kebiasaan budaya Indonesia yang sangat kental dengan normal agama dan sosial, melakukan seks pranikah merupakan perbuatan melanggar  norma tersebut. Namun kenyataannya fenomena free sexs di kalangan remaja sudah menjadi kelaziman dan menjadi semacam gunung es.  Karena hubungan ini sifatnya private.

 Seks pranikah bisa terjadi karena generasi sekarang mudah terpengaruh oleh budaya asing yang datang begitu derasnya melalui saluran media elektronik, film maupun internet. Apalagi sekerang ini era keterbukaan informasi yang sulit untuk dibendung. Anak –anak dengan mudahnya mengakses internet yang berisi kontent pornografi.

Selain itu individu yang tidak dipagari dengan norma agama, micu terjadinya pergaulan bebas, free sex, mabuk –mabukan dan memakai narkoba.

Dampak samping seks pranikah

Seks pra nikah merupakan perbuatan yang mengundang resiko terkena penyakit berbahaya dan berdosa.  Banyak aspek yang dilanggar dengan perbuatan tersebut :

  • Aspek kesehatan

Seks bebas dengan ganti –ganti pasangan, beresiko terkena penyakit kelamin seperti sipilis, herbes dan yang paling berbahaya adalah tertular virus HIV penyebab penyakit AIDS.  Sebagaimana yang Anda ketahui penyakit ini hingga sekarang belum ditemukan obatnya.

  • Aspek sosial

Selain itu melanggar aspek sosial di mana orang yang ketahuan melakukan zina akan diganjar hukuman sosial.  Terlebih lagi jika pasangan perempuan hamil diluar nikah, dipastikan akan menjadi aib bagi dirinya dan orang tuanya.  Dia menghadapi konsekwensi cukup berat yakni menjadi pergunjingan di kalangan masyarakat sekitarnya.  Sangsi sosial hukumnya lebih berat dari pada hukuman penjara.

  • Aspek agama

Dari segi aspek agama, jelas perbuatan zina masuk dalam perbuatan dosa besar dan sulit diampuni oleh Tuhan.  Sehingga membuat dirinya merasa sangat bersalah.

  • Aspek psikologi

Dari segi psikologi membuat pelaku menjadi tertekan, terutama wanita. Dia merasa bersalah dan hina karena tidak mampu menjaga keperawanan dan kehormatannya.  Hanya karena godaan dan rayuan pacaranya. Apalagi ketika hubungan dengan pacaranya kandas, dia bisa stress dan sangat kecewa.

Maka dari itu pikir dua kali sebelum melakuan hubungan seks pra nikah, agar tidak menyesal dikemudian hari. Sekian dulu ulasan tentang dampak negatif seks pra nikah. Semoga tulisan ini bermanfaat.

Pentingnya Menjaga Komunikasi Keluarga

Setiap insan pasti mendambakan hubungan antar keluarga yang harmonis, akur, saling menyanyangi satu sama lain.   kunci sukses membangun  hubungan yang harmonis adalah  komunikasi dan keterbukaan antar anggota keluarga.

Ada banyak kasus yang terjadi di pada keluarga modern,  dimana  suami dan istri sibuk bekerja, berangkat pagi pulang malam hari. Sementara anak –anaknya terlantar karena tidak ada kesempatan bertemu keluarganya / family time dalam waktu lama. Akibatnya si anak kehilangan kasih sayang dari orang tuanya dan pengawasan.  Kasih sayang diganti dengan uang, dan gadget.

Efek samping dari disharmonis komunikasi, membuat si anak jadi merasa terasing di rumah sendiri,  anti sosial dan bahkan mencari pelarian sendiri dengan perbuatan negatif seperti minum –minuman keras,narkoba dan sebagainya. kalau sudah demikian adanya, yang rugi adalah orang tuanya sendiri.

Tips menciptakan komunikasi keluarga yang baik

Tahukah Anda kekuatan komunikasi antar keluarga menebar pengaruh positif kepada semua anggota keluarga termasuk anak –anak.  Sehingga anak –a nak merasa dirinya diperhatikan oleh kedua orang tuanya. Selain itu mereka tak akan melakukan perbuatan negatif, karena sudah dipagari dengan nasehat –nasehat positif.

Berikut ini merupakan tips sederhana bagaimana menciptakan komunikasi keluarga yang baik.

  • Saling menyapa

Usahakan antar anggota keluarga saling menyapa, ciptakan kesadaran diri untuk bertanya kepada anggota keluarga. Menjaga mangajak berbicara, bercanda atau apa saja.  Agar suasana di dalam rumah tetap cair.

  • Rutin berkumpul

Sesibuk apapun, Anda harus meluangkan waktu untuk berkumpul dengan anak –anak atau  pasangan Andam. Misalnya  setelah pulang kerja, atau sehabis makan malam.   Jika saling berkumpul akan tercipta suasana akrab.

  • Menjadi pendengar yang baik

Hindari sikap superior dalam sebuah komunikasi,  ada kalanya lebih menjadi pendengar yang baik.  biarkan mereka berbicara dan mengutarakan pendapatnya.

  • Buat agenda berlibur bersama

Buat agenda untuk berlibur bersama seluruh anggota keluarga.   Wisata bareng ternyata efektif memulihkan hubungan yang renggang.   Pilih tempat wisata yang sama sekali belum pernah dikunjungi agar mereka dapat menikmati liburannya.

Memilih Nama Anak Perempuan

Memikirkan nama untuk anak perempuan berbeda dengan anak laki –laki.  Memilih sebaris nama yang cocok buat buah hati, idealnya memang dibicarakan dengan pasangan Anda.  perlu ada kontribusi dari kedua pasangan itu, untuk kemudian dipatutkan hingga akhirnya menjadi sebuah nama yang unik, berbeda dengan orang lain dan tidak ada yang menyamainya.

Orang tua harus memastikan nama tersebut baik untuk anak tersebut dan orang tuannya sendiri. Selain itu memilih nama juga harus mewujudkan sebuah harapan dan doa dari orang tuanya.

Memilih nama anak perempuan setidaknya harus ada identitas feminimisme, agar dikemudian hari tidak menimbulkan makna bias jadinya.   Selain itu juga terkesan lembut dan mudah disebutkan tentunya.

Ada banyak ferensi  nama –nama anak perempuan dari berbagai bahasa, istilah –istilah asing.

Tips memilih nama anak perempuan

  • Gampang diucapkan 

Untuk nama panggilan, sebaiknya cari nama yang mudah diingat dan disebut. Serta hindari pemilihan nama yang maknanya tidak baik anak tersebut dan orang tuanya. Berikut ini contoh nama panggilan yang mudah diucapkan : Tia, Gwen, Syifa dan sebagainya.

  • Memberi kesan feminim

Memilih nama anak perempuan sebaiknya juga harus ada sentuhan feminisme. Agar menegaskan bahwa pemilik nama tersebut adalah perempuan. Sehingga tidak menimbulkan salah tafsir. Bayangkan apabila perempuan tapi namanya mirip laki –laki, bisa membingungkan orang lain nantinya.

  • Tidak sulit untuk ditulis

Apabila Anda mencari nama dari serapan bahasa asing, sebaiknya pilih yang mudah diucapkan dan tidak menyusahkan ditulis dengan kata –kata.

  • Terdiri dari dua atau tiga suku kata

Susunan nama sewajarnya jangan terlalu panjang hingga lebih dari lima kata. Sehingga menyusahkan orang lain saat menulis namanya di blangko dan pendataan.  idealnya susunan nama hanya terdiri tiga kata saja.   apabila tradisi keluarga menyematkan nama marga / keluarga, maka dibubuhkan susunan ketiga.

Sekian dulu tips pedoman ringkas memilih nama anak perempuan. Diharapkan setelah Anda membaca tulisan ini, tidak lagi bingung menentukan nama yang tepat buat buah hati Anda.

Tips Mencari Nama Bayi Laki- laki

Menyenangkan merencanakan sebuah nama untuk anak kita.  Nama seseorang bukan hanya sekedar identitas saja. tapi juga  sebagai wujud doa dan harapan yang disematkan kepada calon anak.

Ada banyak referensi di internet yang memuat daftar nama –nama yang diambil dari berbagai daerah dan negara. Termasuk dari bermacam –macam bahasa daerah maupun internasional.

  • Susun dua atau tiga nama

Idealnya menyusun nama terdiri dari dua atau tiga nama.  Yakni nama depan,tengah dan nama belakang. Sementara fungsi nama depan nanti dipakai sebagai panggilan si anak. Sementara tengah berfungsi sebagai dua atau identitas kelahiran. Sedangkan nama terakhir biasanya sebagai identitas marga, atau nama keluarga.

  • Cari nama yang mencerminkan sebuah doa

Idealnya menyusun nama itu gabungan antara doa dan harapan, serta identitas keluarga.  Harapannya buah hati kita menjadi sosok anak sholeh, berbakti kepada orang tua, suka menolong dan berguna bagi negara.

  • Diskusi dengan pasangan Anda

Sebaiknya dalam menyusun nama buah hati harus melibatkan pasangan Anda. buat dua atau tiga opsi nama yang berbeda. Kemudian pilih salah satu yang disepakati, atau kalau perlu di modifikasi lagi.

  • Pilih nama yang baik dan benar

Sebaiknya pilih nama yang baik dan pantas. Jangan memilih nama yang aneh dan mengandung makna negatif, sehingga bisa menimbulkan bahan ejekan/ bullying dikemudian hari.  Hal ini sangat menyakitkan bagi penyandang nama tersebut.

Ketahui dulu makna nama tersebut apabila Anda mengambil dari bahasa asing atau kata serapan. Jangan sampai setelah memutuskan nama tersebut, ternyata maknanya justru negatif.

  • Jangan membuat nama terlalu panjang

Selanjutnya jangan membuat nama kelewat panjang hingga melebihi lima kata. Sehingga sulit untuk dihapalkan, maupun menyusahkan untuk ditulis.  Idealnya sebuah nama terdiri terdiri dari tiga susunan nama saja. Demikian pula tidak disarankan memilih nama yang kelewat hiperbolis. Hal ini bisa membuat malu anak itu sendiri kelak.

Tips Cara Menyelesaikan Masalah Keluarga

Manusia tak lepas dari masalah, dan ditakdirkan untuk menyelesaikannya secara mandiri maupun melalui bantuan orang lain.  seiring bertambahnya usia, tingkat kesulitannya pun semakin beragam.  Demikian pula ketika dia sudah berkeluarga tak akan lepas dari permasalahan hidup.

Namun masalah keluarga tidak bisa diselesaikan sendiri –sendiri, tapi dibutuhkan partisipasi seluruh anggota keluarga.  Jangan menghindari masalah keluarga, dampaknya tidak baik, justru semakin buruk jadinya. Sebab sebuah persoalan yang tidak segera terselesaikan akan muncul masalah baru lagi, seperti bola salju yang terus membesar apabila menggelinding ke bawah.

Permasalah keluarga sangat beragam dipicu dari sejumlah faktor seperti perbedaan pendapat, masalah finansial, dan perencanaan masa depan keluarga. Maka dari itu dibutuhkan kehati-hatian dalam menyelesaikan dan mencari solusi yang tepat.

Berikut ini sedikit tips ringkas bagaimana cara menyelesaikan masalah dalam rumah tangga :

  • Jangan terbawa emosi

Terkadang ketika terjadi perbedaan pendapat dan saling adu argumentasi, dapat memicu emosi  dan amarah yang meledak – ledak. Sebaiknya jangan terbawa emosi ketika Anda berdiskusi dengan pasangan atau anggota keluarga. Bicara baik –baik dengan kepala dingin dan hati yang terjaga.  Atur nada bicaranya jangan  terlalu  emosi  dan meledak –ledak.

  • Ingat komitmen awal

Terkadang masalah yang sedang dihadapi terlalu berat dan mengancam keharmonisan rumah tangga. Meski demikian, tetaplah berpegang pada komitmen awal untuk tetap bersama saat menghadapi situasi seberat apa pun. Jangan lantas lepas dari tanggung jawab, dan membiarkan pasangan Anda sendirian menanggung beban persoalan.

  • Saling mengalah demi masa depan anak

Jangan mengandalkan egoisme saat menyelesaikan persoalan keluarga. Kesadaran mengalah menjadi jalan keluar, demi menjaga keutuhan rumah tangga dan menyelamatkan masa depan anak –anak.

  • Cari referensi pihak ketiga

Langkah selanjutnya sebaiknya minta bantuan pihak ketiga untuk mencari masukan dan nasehat terkait dengan persoalan yang sedang dihadapi. Misalnya dari orang tua sendiri, mertua, teman atau konselor pernikahan. Siapa tahu mereka bisa memberikan masukan positif.

Demikianlah sekilas informasi singkat tentang tips ampuh cara menyelesaikan masalah keluarga.  Semoga bermanfaat.